DPRD Kota Bogor Buka Peluang Lanjutan R3 di APBD Perubahan 2021

DPRD Kota Bogor Buka Peluang Lanjutan R3 di APBD Perubahan 2021
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor akan membuka peluang Pemkot Bogor mengajukan anggaran untuk jalan regional ring road (R3) di APBD Perubahan 2021. 

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar mengatakan, saat pembahasan finalisasi APBD 2021 ada tiga prioritas pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor. Yakni, jalan R3, jalan simpang Indobakso, dan fly over simpang Kebon Pedes.

"Yang bisa diakomodir dalam program anggaran 2021 adalah pekerjaan jalan terkait rencana pembangunan fly over simpang sebidang Kebon Pedes. Antara lain anggaran untuk DED, kajian analisis dampak lingkungan, dan kajian rekayasa lalu lintas," ungkap Karnain kepada INILAH, Selasa (2/1/2021).


Karnain melanjutkan, untuk penambahan jalan terutama khususnya R3 belum sepaham dengan Pemkot pada 2021 ini. Namun, apabila ruang diskusi dibuka untuk R3 di APBD 2021 ini menjadi prioritas lanjutan. 

"Karena tadi jalan R3 menjadi satu proyek yang diprioritaskan diharapkan mudah-mudahan nanti 2021 perubahan ada kesepahaman DPRD Kota Bogor dengan Pemkot Bogor untuk menganggarkan dana bagi R3," tambah Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor itu.

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan untuk jalan R3 tahun ini fokus penyelesaian sisa konsinyasi. Selain itu, akan melakukan pementaan lahan terutama lahan-lahan yang sudah dibebaskan.

"Kami juga akan melakukan betonisasi jalan dari R3 ujung Katulampa Parung Bateng ke arah perumahan Mutiara Bogor Raya supaya jelas frasenya," ungkap Dedie.

Dedie melanjutkan, kalau nanti ekspose dengan DPRD Kota Bogor akan disampaikan kemajuan pembicaraan konsinyasi uang dari Pemkot Bogor kepada beberapa pemilik lahan. 

"Kemudian sudah ada komunikasi dengan beberapa pemilik lahan. Misalnya Kuntum Nurseries sekitar satu hektar yang terkena proyek R3. Jadi ada beberapa opsi, menyelesaikan PR masa lama konsinya dan pemetaan. Kalau sudah ada lahan yang clear akan dibebaskan di Perubahan APBD 2021," pungkasnya. (Rizki Mauludi)