DPRD Jabar Optimistis, TPPAS Lulut Nambo Solusi Permasalahan Sampah

DPRD Jabar Optimistis, TPPAS Lulut Nambo Solusi Permasalahan Sampah
Istimewa



INILAH, Bandung – Panitia Khusus (Pansus) IX Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat optimistis, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo, Kabupaten Bogor dapat menjadi salah satu solusi permasalahan sampah.

Kala meninjau lokasi dalam rangka rapat kerja pembahasan Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019, yang menjadi bagian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Wakil Ketua Pansus IX Yunandar Rukhiadi Eka Perwira mengatakan, TPPAS Lulut Nambo dapat menjadi salah satu sarana strategis pemerintah dalam menuntaskan sampah bagi beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Terlebih TPPAS Lulut Nambo turut masuk dalam perubahan RPJMD, guna menangani program lingkungan hidup. Dia melanjutkan, kedatangan pihaknya kali ini untuk memperdalam perkembangan TPPAS Lulut Nambo serta membahas prospek kedepannya dari peranan TPPAS tersebut. 


"Pansus IX ingin memperdalam perkembangan TPPAS Lulut Nambo dan membahas prospek kedepannya, dan kemudian kami rasa permasalahan di Lulut Nambo harus diselesaikan melalui sumbernya,” ujar Yunandar di sela-sela kunjungan, Selasa (2/2/2021).

Selain itu, Yunandar berharap dalam pengelolaannya kelak dapat dihasilkan suatu manfaat bagi masyarakat. Sehingga selain membantu perekonomian, juga turut menjadi salah satu sumber pendapatan daerah melalui produk pupuk kompos dari sampah yang diolah.

"Sehingga jikalau perlu di seluruh kota dan kabupaten harus ada program pengelolaan sampah, minimal harus ada bank sampah. Terlebih apabila bisa diolah seperti menjadi biogas kompos dan lain sebagainya, sampah memiliki nilai ekonomis yang lebih dan hal tersebut merupakan hal strategis yang seharusnya bisa masuk kedalam perubahan RPJMD ini,” ucapnya.

Dia berharap, TPPAS tersebut dapat segera beroperasi guna menjadi salah satu solusi permasalahan sampah di beberapa daerah yang ada di Jawa Barat. (Yuliantono)