I Made Wirawan Memberikan Tanggapannya Mengenai Turnamen Pramusim

I Made Wirawan Memberikan Tanggapannya Mengenai Turnamen Pramusim
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan menyatakan kesepakatannya dengan usulan yang diajukan manajemen Maung Bandung kepada PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB). Yakni menggelar turnamen sebelum Liga 1 2021 digulirkan. 

Menurutnya, turnamen tersebut bisa menjadi ajang pemanasan bagi pemain. Sebab, sudah sejak Maret 2020 lalu, tidak ada pertandingan yang dijalani usai Liga 1 2020 diputuskan ditunda akibat pandemi Covid-19.

"Turnamen pramusim sangat penting untuk saat ini. Karena sudah terlalu lama kami tak ada pertandingan resmi," ungkap Made dilansir laman resmi Persib. 


Selain itu, kiper asal Bali ini juga menilai saat ini para pemain sudah mulai kehilangan ball feeling meski setiap harinya melakukan latihan secara mandiri. Pasalnya, beberapa kegiatan masih memiliki keterbatasan akibat pandemi Covid-19 yang masih masif. 

Karena itu, kiper bernomor punggung 78 ini berharap usulan untuk menyelenggarakan turnamen sebelum Liga 1 2021 digulirkan, bisa diwujudkan PSSI maupun PT LIB selaku operator. 

"Selain untuk pemanasan dan mengukur sejauh mana kekuatan tim, juga untuk mencari feeling bermain, karena sudah terlalu lama libur," tuturnya.

Sebelumnya, Teddy Tjahjono berharap ada kegiatan sebelum Liga 1 2021 digulirkan. Tujuannya untuk mengisi kekosongan lantaran kompetisi kasta tertinggi tanah air itu dikabarkan akan digelar setelah Hari Raya Idul Fitri. 

"Untuk mengisi kekosongan menunggu Agustus atau September 2021, bisa dilaksanakan kegiatan sepak bola antara Februari sampai Juni atau Juli. Dan kita harus ingat bahwa di tanggal 13-14 Mei adalah Idul Fitri, sehingga pelaksanaan event tersebut harus disesuaikan," kata Teddy. 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts pun memiliki harapan yang sama agar PSSI maupun LIB bisa menggelar turnamen sebelum melaksanakan Liga 1 2021.

Pasalnya, dikatakan Robert, sudah cukup lama para pemain tidak menghadapi pertandingan. Terakhir terjadi pada pertengahan Maret 2020 seiring ditundanya Liga 1 2020 akibat pandemi Covid-19. 

Pelatih asal Belanda ini menilai turnamen itu bisa digelar pada akhir Maret atau April ini. Sehingga para klub memiliki waktu untuk mempersiapkan para pemainnya dengan baik. 

"Klub juga bisa mulai mencari pemain asing karena seperti diketahui sulit melakukan penerbangan dari luar negeri karena adanya regulasi lockdown dari beberapa negara dan kebijakan karantina ketika memasuki suatu negara," kata Robert.

Karena itu, Robert menilai gelaran turnamen adalah jalan terbaik bagi seluruh tim sebelum memulai Liga. Sehingga para tim bisa tampil maksimal di laga sebenarnya. 

"Jika melihat Agustus, saat itu kita sudah tahu hasil dari vaksin dan bagaimana penanganan Covid bukan cuma di Indonesia tapi di dunia dan jika Indonesia bisa mengikuti jalannya musim seperti di Eropa saya rasa akan ada banyak kemudahan untuk Indonesia," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)