Dewan Sindir Pemkot Bogor Tak Melulu Sibuk Tata Kawasan

Dewan Sindir Pemkot Bogor Tak Melulu Sibuk Tata Kawasan
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mengkritisi penataan kawasan yang dilakukan Pemkot Bogor. Pasalnya, saat ini tak sedikit masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 secara psikologis dan ekonomi. 

"Dalam situasi dan kondisi yang sulit, banyak air mata yang tak bisa terlihat, banyak jeritan masyarakat yang tak bisa didengar, dan banyak pelaku ekonomi kelas bawah yang was-was karena harus bisa bertahan," kata anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Bogor Atty Soemaddikarya, Minggu (31/1/2021).

Atty juga mengatakan, penataan kota memang dibutuhkan, akan tetapi rakyat saat ini lebih membutuhkan dukungan secara mental dan psikis untuk bersama melewati badai pandemi Covid-19. Selain itu, dirinya meminta agar pemerintah daerah agar fokus pada penataan ekonomi kecil. 


"Dengan kata lain tidak memikirkan keuntungan segelintir kelompok yang mementingkan kepentingan sendiri. Rakyat tidak berhak menerima kebijakan yang salah karena akan semakin miskin, dan jangan dijadikan korban dari program penataan yang cuma mengejar setoran keuntungan kelompok tertentu, atau konspirasi proyek yang dipaksakan," tegas Atty.

Anggota dewan dua periode itu menerangkan, jangan sampai Kota Bogor menjadi yang indah dan tertata namun rakyatnya tak merasa bangga dan bahagia. Kebutuhan masyarakat diakuinya tidak akan terpenuhi dengan hanya melihat tata kota yang indah.

"Karena masih banyak rakyat di pinggiran kota yang perutnya lapar dan serba sulit memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan rakyat tidak akan terbayar lunas dan perut mereka pun tak akan menjadi kenyang, hanya karena melihat kotanya indah dan mewah!" jelasnya. (Rizki Mauludi)