Begini Cara Ketua Komisi IV DPRD Bogor Yakinkan Masyarakat untuk Divaksin

Begini Cara Ketua Komisi IV DPRD Bogor Yakinkan Masyarakat untuk Divaksin
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muadz Khalim. (Antara Foto)



INILAH, Bogor- Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muadz Khalim ikut disuntik vaksin COVID-19 perdana di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, demi meyakinkan masyarakat mengenai keamanan vaksin itu

"Saya memang antusias menunggu kesempatan pertama vaksinasi. Di tengah tren persebaran virus yang belum ada tanda-tanda akan segera melandai, membantu meyakinkan warga dengan siap divaksin, adalah langkah positif," ungkapnya dalam pencanangah vaksinasi perdana di Puskesmas Cimandala, Sukaraja, Bogor, Kamis (28/1).

Menurut politikus PDIP itu, keterlibatan dan peran aktif para pemimpin akan berpengaruh bagi kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi COVID-19.


Selain Muadz, vaksinasi pertama dilakukan kepada Kapolres Bogor AKBP Harun dilanjutkan Wakapolres Bogor Kompol Marwan Fajrin, tokoh lintas agama, serta perwakilan RSUD Cibinong.

Namun, dari total 10 calon influencer penerima vaksin pertama di Kabupaten Bogor, ada tiga tokoh yang batal divaksin, yaitu Wakil Bupati Iwan Setiawan, Kasdim 0612/Kabupaten Bogor Mayor Cba Ujang Rohmat, dan perwailan dari MUI Kabupaten Bogor, Taqiudin Basri.

Pencanangan vaksinasi dimulai dengan pelepasan balon oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Pelaksanaannya berlangsung di 143 lokasi yang dimulai pada Kamis, 28 Januari 2021 dengan sasaran 12.800 tenaga kesehatan (nakes).

"Vaksinasi dilakukan di tempat yang sudah memenuhi syarat, bukan di sembarang tempat," ujar Ade Yasin.

Menurutnya, dari total 143 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) tersebut, 22 di antaranya yang merupakan rumah sakit (RS) swasta masih dalam tahap mengusulkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes).

Sementara 121 fasyankes lainnya sudah terdaftar dan dievaluasi oleh dinkes, yaitu terdiri dari 101 puskesmas, empat RSUD, satu RSPG, satu RSAU, tujuh RS swasta, dan tujuh klinik.