2.263 Tenaga Kesehatan di Kota Bogor Sudah Divaksinasi Covid-19

2.263 Tenaga Kesehatan di Kota Bogor Sudah Divaksinasi Covid-19
2.263 Tenaga Kesehatan di Kota Bogor Sudah Divaksinasi Covid-19
2.263 Tenaga Kesehatan di Kota Bogor Sudah Divaksinasi Covid-19



INILAH, Bogor,- Dinas Kesehatan Kota Bogor mengklaim hingga sembilan hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tepatnya tanggal 22 Januari 2021, tercatat sebanyak 2.263 tenaga kesehatan sudah menjalani vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengungkapkan, dari sembilan hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) tercatat sudah menyentuh 23,74 persen atau 2.263 nakes dari 9.533 sasaran.

"Data itu sementara per 22 Januari 2021 hingga pukul 19.00 WIB. Nanti akan bertambah lagi," ungkap Sri Nowo Retno pada Minggu (24/1/2021)


Retno melanjutkan, jumlah registrasi ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes)  hingga Minggu (24/1/2021) ada 472 orang di 11 puskesmas, 13 rumah sakit dan tiga Klinik. Untuk jumlah total yang registrasi sampai Minggu (24/1/2021) tercatat sebanyak 2.723 orang atau 28,56 persen dari 9.533 sasaran.

"Fasyankes yang dijadwalkan hari ini memberikan layanan tetapi tidak ada yang mendaftar ada dua Fasyankes, yakni Klinik KF Juanda dan Rumah Sakit Melania," tambahnya.

Retno juga menyebutkan, jumlah vaksin yang sudah terdistribusi sebanyak 6.520 vial atau 71,18 persen dari 9.160 vaksin stock ke 25 Puskesmas, empat Pustu, 21 rumah sakit dan empat Klinik.

"Untuk jumlah vaksin yang sudah digunakan sebanyak 2.263 vial atau 34,71 persen dari 6.520 vial yang terdistribusi. Untuk lokasi vaksin ada di 54 faskes, yakni di 25 puskesmas, empat pustu, 21 rumah sakit dan empat klinik," tambahnya.

Sebelumnya, diketahui kick off pencanangan vaksinasi di Kota Bogor dilaksanakan di Puskesmas Tanah Sareal pada Kamis (14/1/2021).

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjadi orang pertama yang disuntik vaksin. Dedie menggantikan Wali Kota Bogor, Bima Arya yang tidak masuk dalam daftar penerima prioritas vaksin pada tahap pertama karena tercatat sebagai penyintas Covid-19.

Untuk tahap pertama, Kota Bogor mendapatkan 9.160 dosis vaksin Sinovac, 10 dosis diantaranya disuntikan kepada Wakil Wali Kota Bogor, unsur forkopimda, tokoh agama, kepala dinas kesehatan, dan direktur RSUD. Ditargetkan vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan hingga 28 Januari mendatang. (rizki mauludi)