Liverpool vs Burnley, Si Merah Sedang Payah

Liverpool vs Burnley, Si Merah Sedang Payah
Striker Liverpool Mohamed Salah. (Net)



LIVERPOOL dalam periode negatif. Lini depan mereka begitu melempem. Hasil-hasil buruk pun diraih sang jawara bertahan.

Liverpool menjamu Burnley di Anfield, Jumat (23/1) dini hari WIB dengan segudang persoalan. Dari mulai inkonsistensi performa, hingga hilangnya greget dalam menyerang. Ya, Si Merah memang sedang mandul.

Liverpool baru saja terlempar ke posisi 4 klasemen sementara Liga Primer Inggris. Mereka gagal menang dalam empat laga terakhir. Problem di setiap pertandingan selalu sama, sulit membobol gawang lawan.


Buruknya penyelsaian akhir Roberto Firmino dan kawan-kawan tampak jelas saat mereka diimbangi Manchester United tanpa gol, akhir pekan lalu. Sebanyak 17 tembakan dilepaskan tuan rumah dengan hanya tiga yang on target.

"Tak ada penjelasan yang mudah. Kami selalu menyia-nyiakan peluang bahkan dalam laga-laga yang kami menangkan. Kami harus bagus untuk mendapatkan poin. Saya kira kami cukup bagus untuk mendapatkan tiga poin tetapi kami tidak mencetak gol," ucapnya.

Menghadapi Burnley, Klopp berharap timnya tampil lebih efektif. Dia pun tak punya resep khusus untuk mengembalikan ketajaman para pemainnya. Dia meyakini, Liverpool kembali produktif seiring berjalannya waktu.

"Momen-momen ini terjadi dalam sepakbola. Ada momen di mana Anda tak bisa menjelaskan mengapa Anda mencetak gol dari semua sudut, seperti kami lakukan melawan Crystal Palace (saat menang 7-0). Anda mesti menciptakan dan menciptakan dan menciptakan dan kemudian Anda pasti menciptakan gol," pungkasnya.

Meski sedang seret gol, Liverpool tetap diunggulkan memenangi laga melawan Burnley. Mereka unggul segala-galanya.

Burnley kini berada di posisi 17 klasemen dan hanya mampu membuat 3 gol dari 5 penampilan terbaru di EPL. Dalam rentang waktu tersebut, The Clarets menang 2 kali dan harus menelan 3 kekalahan tipis berselisih 1 gol dari Leeds, Manchester United, dan West Ham.

Kala menghadapi West Ham pada Sabtu (16/1) lalu, pasukan Sean Dyche sebenarnya menugasai 56% ball possesion serta menciptakan 10 tembakan. Sayangnya, tak satupun peluang bisa dikonversi menjadi gol.

Demikian pula 11 peluang saat bersua Manchester United dan 14 tembakan ketika melawat ke Leeds yang berakhir tanpa gol.

Hanya satu strip di atas zona degradasi, Burnley tentu mengincar kemenangan untuk menjauh dari Fulham yang berada di bawahnya. Namun perjuangan The Clarets tak akan mudah, mengingat Liverpool kini sedang haus kemenangan.

Hasil lima pertemuan terakhir kedua tim berpihak pada The Reds yang menyapu 4 kemenangan, sementara 1 lainnya berakhir seri.

Menurut statistik Whoscored, The Reds unggul dari Burnley dalam berbagai aspek. Pasukan Jurgen Klopp rerata membuat 15,6 tembakan per laga, berbuah 37 gol, 13 di antaranya diciptakan oleh Mohamed Salah.

Sementara Chris Wood dan kolega hanya membuat 9,3 tembakan per laga yang berbuah 9 gol dari 17 pertandingan. Konversi gol kedua tim cukup kontras dengan perbandingan 13:5 persen.

Angka kebobolan Burnley yang sudah mencapai 22 gol membuat selisih gol pasukan The Clarets kini menjadi -13. Adapun gawang Alisson Becker kebobolan 21 gol, lebih baik ketimbang calon lawannya nanti. (bsf)

 

HEAD TO HEAD

11/07/20: Liverpool 1-1 Burnley

31/08/19: Burnley 0-3 Liverpool

10/03/19: Liverpool 4-2 Burnley

05/12/18: Burnley 1-3 Liverpool

01/01/18: Burnley 1-2 Liverpool

 

LIMA LAGA TERAKHIR LIVERPOOL

17/01/21: Liverpool 0-0 Man United

08/01/21: Aston Villa 1-4 Liverpool

04/01/21: Southampton 1-0 Liverpool

30/12/20: Newcastle 0-0 Liverpool

27/12/20: Liverpool 1-1 WBA

 

LIMA LAGA TERAKHIR BURNLEY

16/01/21: West Ham 1-0 Burnley

12/01/21: Burnley 0-1 Man United

09/01/21: Burnley 1-1 M.K. Dons

29/12/20: Burnley 1-0 Sheffield

27/12/20: Leeds 1-0 Burnley

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Liverpool (4-3-3)

Alisson (GK) Robertson, Fabinho, Matip, Arnold (B) Jones, Thiago, Handerson (T) Mane, Firmino, Salah (D)

Pelatih: Jurgen Klopp

Burnley (4-4-2)

Pope (GK) Lowto, Tarkowski, Mee, Pieters (B) Brady, Westwood, Brownhill, McNeil (T) Barnes, Wood (D)

Pelatih: Sean Dyche