Revitalisasi Blok A Pasar Cisarua, Pemkab Bogor Ajukan Rp25 Miliar Bankeu Jabar

Revitalisasi Blok A Pasar Cisarua, Pemkab Bogor Ajukan Rp25 Miliar Bankeu Jabar
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cisarua - Revitalisasi Blok A Pasar Cisarua akan dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bogor. Sebab, Pemprov Jabar dikabarkan mengucurkan bantuan keuangan (bankeu) untuk merevitalisasi pasar yang digadang-gadang Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai pasar juara. 

"Tahun kemarin bantuan keuangan Pemprov Jabar terkena refocusing demi penangganan Covid-19 hingga Insyaallah tahun ini baru dikucurkan bantuan keuangannya untuk merevitalisasi Blok A Pasar Cisarua," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi kepada wartawan, Minggu (17/1/2021).

Dia menambahkan, setelah dua tahun berturut-turut merevitalisasi Blok B dan C maka tahun ini giliran Blok A Pasar Cisarua yang bakal direvitalisasi.


Nuradi menjelaskan karena luas lahan Blok A lebih besar dibanding Blok B dan Blok C maka besar kemungkinan anggaran pembangunannya lebih besar dari sebelumnya.

"Dua tahun sebelumnya untuk merevitalisasi Blok B dan Blok C dianggarkan Rp10 miliar dan Rp6 miliar. Dengan luas lahan yang lebih besar, maka kami pun memohon  Rp25 miliar untuk merevitalisasi Blok A Pasar Cisarua," jelas Nuradi. 

Diwawancarai terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengatakan agar revitaliasi Blok A Pasar Cisarua lebih maksimal. Untuk itu, dia meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian melelang proyek ini lebih awal lagi.

"Berkaca dari sebelumnya maka lelang proyek seperti Blok A Pasar Cisarua harus lebih awal dan jangan sampai pekerjaannnya mepet di akhir tahun hingga Dinas Perdagangan dan Perindustrian harus memastkan bahwa kita mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat. Kami juga mendorong agar Blok C Pasar Cisarua yang sudah tuntas pembangunannya di akhir tahun lalu segera digunakan karena kasihan juga para pedagang kalau berdagang di kios sementara," pinta Sastra. (Reza Zurifwan)