Ternyata...Wanita Ini yang Diduga Tularkan Covid ke Sekda Bogor

Ternyata...Wanita Ini yang Diduga Tularkan Covid ke Sekda Bogor



INILAH, Cibinong – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, diduga terpapar virus corona dari istrinya, Nurhayati. Saat ini, dia dan istrinya sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengatakan berdasarkan hasil tracing Satgas Penanganan Covid 19, Burhanudin terpapar dari istrinya karena di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana banyak juga yang telah terpapar wabah Covid 19. Nurhayati, istri Burhanudin, adalah Kepala Dinas P3AP2KB itu.

“Menurut informasi Burhanudin terpapar dari istrinya Nurhayati, karena sebelumnya di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana banyak juga yang telah terpapar wabah Covid 19,” tambahnya.


Iwan menjelaskan Burhanudin dan istrinya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, untuk monitoring dan perawatan maka tim dokter RSUD Cibinong yang akan melaksanakannya.

“Untuk pejabat yang tenaga dan pikirannya memang sangat kita butuhkan, maka perawatan dan proses penyembuhannya kita kirim tim khusus dokter dari RSUD Cibinong,” jelas Iwan.

Mengantisipasi penyebaran wabah Covid 19 ini, Satgas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor pun melakukan tracing dan swab test bagi pihak yang kontak erat dengan pejabat-pejabat daerah yang telah dinyatakan terpapar.

"Yang terpapar wabah Covid 19 itu Burhanudin, Nurhayati dan Azis Syamsudin. Hal itu kami ketahui setelah pihak mereka memberitahukan hasil swab testnya positif," kata juru bicara Satgas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan kepada wartawan, Rabu, (13/1).

Selain keluarga, karena kebetulan Burhanudin dan Nurhayati merupakan suami istri. Para pegawai Setda dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana juga diswab test pada hari ini.

"Selain keluarga Burhanudin dan Azis Syamsudin, para pegawai Setda dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang melakukan kontak erat juga diswab test. Kami melakukan tracing hingga 4 hari kedepan," sambung pria yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini. (reza zurifwan)