Di Garut, 6 Warga Meninggal Akibat Covid-19 dalam Sehari

Di Garut, 6 Warga Meninggal Akibat Covid-19 dalam Sehari
Istimewa



INILAH, Garut-Sebanyak enam warga asal lima kecamatan di Kabupaten Garut meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, Senin (11/1/2021).

Sejauh ini, hal itu merupakan rekor tertinggi kematian akibat Covid-19 terjadi di Kabupaten Garut dalam satu hari sejak merebaknya pandemi. Sebelumnya, volume harian tertinggi kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak lima kasus.

Sebanyak enam warga meninggal dunia akibat Covid-19 tersebut yakni perempuan (KC-4395) usia 42 tahun dan laki-laki (KC-4631) usia 65 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul; perempuan (KC-4059) usia 30 tahun dari Kecamatan Cisurupan; perempuan (KC-4444) usia 65 tahun dari Kecamatan Karangpawitan; perempuan (KC-4525) usia 68 tahun dari Kecamatan Cilawu; dan perempuan (KC-4589) usia 16 tahun dari Kecamatan Garut Kota. 


Sebelumnya, KC-4395 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 8 Januari 2021 dan tercatat merupakan pasien kesepuluh meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Tarogong Kidul. KC-4631 terkonfirmasi positif pada 11 Januari 2021 dan merupakan pasien kesebelas meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Tarogong Kidul. KC-4059 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 4 Januari 2021 dan merupakan pasien kedua meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Cisurupan. KC-4444 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Januari 2021 dan merupakan pasien kesembilan meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Karangpawitan. 

Pasien KC-4525 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 10 Januari 2021 dan merupakan pasien kesembilan meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Cilawu. KC-4589 terkonfirmasi positif Covid-19 pada 11 Januari 2021 dan merupakan pasien ke-22 meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Garut Kota. 

Berdasarkan keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, dengan meninggalnya keenam pasien positif Covid-19 tersebut maka total jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 138 orang. 

Kematian akibat Covid-19 terjadi di wilayah Kecamatan Garut Kota yang mencapai sebanyak 22 kasus. Kematian akibat Covid-19 sendiri tersebar di sebanyak 28 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

Jika ditambahkan kasus suspek, dan probable maka kematian berkaitan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut lebih banyak lagi, mencapai sebanyak 178 orang. Rinciannya, sebanyak 138 kasus positif, 38 kasus suspek, dan dua kasus probable. 

Temuan kasus baru positif Covid-19 sendiri per 11 Januari 2021 bertambah sebanyak 66 kasus. Sehingga total positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 4.636 kasus. 

Menurut Muksin, dari sebanyak 66 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 63 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 160 sampel swab dan sebanya tiga kasus dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain. 

Sebanyak 66 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 39 perempuan dan 27 laki-laki, berusia antara tiga tahun sampai 77 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan 

Tarogong Kaler (17 kasus), Tarogong Kidul (11 kasus), Selaawi (9 kasus), Garut Kota (7 kasus), Cibatu (4 kasus), Banyuresmi (3 kasus), Balubur Limbangan (3 kasus), Cilawu (2 kasus), Karangpawitan (2 kasus), Pakenjeng (2 kasus), Leles (1 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cigedug (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Malangbong (1 kasus), Pakenjeng (1 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (1 kasus).

"Kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) bertambah  sebanyak 72 orang. Sehingga total pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 2.690 kasus," kata Muksin.

Hingga pukul 21.00 WIB, diketahui terdapat sebanyak 1.806 pasien positif Covid-19 masih dalam isolasi perawatan dan dua pasien positif menjalani isolasi mandiri.(zainulmukhtar)