Kediaman Kapten Afwan Masuk Zona Merah Covid-19, Petugas Rutin Semprotkan Disinfektan

Kediaman Kapten Afwan Masuk Zona Merah Covid-19, Petugas Rutin Semprotkan Disinfektan
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cibinong-Satgas Penangganan Covid 19 Kelurahan Sukahati menyemprotkan disinfektan di kediaman rumah pilot pesawat Sriwijaya Air Kapten Afwan yang dikabarkan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta Sabtu akhir pekan kemarin.

Hal itu karena dikediaman pilot Kapten Afwan, yaitu Perumahan Bogor Cibinong Endah (BCE) masuk ke dalam zona merah dimana 2 orang warganya terpapar dan 1 orang lainnya meninggal dunia karena wabah Covid 19.

"Kalau di Kelurahan Sukahati, Perumahan BCE ini masuk ke dalam zona merah penyebaran wabah Covid 19 karena ada 3 kasus dimana 2 orang terpapar dan 1 oranh lainnya meninggal karena wabah Covid 19," kata Tati Hartati Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sukahati kepada wartawan, Senin, (11/1).


Wanita berusia 42 tahun dan beranak satu ini menerangkan karena dikediaman Kapten Afwan banyak tamu yang bersilaturahmi maka durasi penyemprotannya ditambah.

"Kalau di tempat lain kalau yang sepi paling sehari sekali, sedangkan yang kerap dikunjungi tamu maka setiap dua jam sekali kami melakukan penyemprotan zat disinpektan," terangnya.

Tati menuturkan selama tugasnya menyemprot zat disinpektan dalam seminggu terakhir di Perumahan BCE, tidak ada penolakan dari masyarakat sekitar.

"Status zona merah penyebaran wabah Covid 19 di Perumahan BCE ini baru seminggu, selama itu juga kami disambut baik karena mereka sadar yang kami lakukan ini dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid 19," tutur Tati.

Dihubungi terpisah, Zakaria (29 Tahun) relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kabupaten Bogor menjelaskan selain Satgas Penangganan Covid 19 Kelurahan Sukahati, jajarannya juga rutin melakukan penyemprotan zat disinpektan di kediaman Kapten Afwan.

"Kami ditugaskan khusus oleh PMI Kabupaten Bogor untuk rutin menyemprotkan zat disinpektan, mengukur suhu tubuh tamu dan memastikan dilaksanakannya protokol kesehatan (Prokes) Covid 19," jelas Zakaria. (Reza Zurifwan)