Pemkab Bogor Akan Uji PTM, Ini Kriteria Sekolahnya !

Pemkab Bogor Akan Uji PTM, Ini Kriteria Sekolahnya !
Istimewa



INILAH, Bogor-Pemkab Bogor akan melakukan uji coba pendidikan tatap muka (PTM) perkecamatan hanya dibatasi satu sekolah untuk SMP dan SMA, lalu satu desa satu SD  yang boleh melaksanakannya. Sementara sekolah lainnya tetap melaksanakan pendidikan jarak jauh.

"Dengan diperbolehkannya sekolah melakukan PTM oleh Kementerian Pendidikan, Pemkab Bogor setelah melakukan rapat dengan dinas terkait akan melakukan uji coba PTM. Nanti, satu kecamatan hanya satu sekolah  untuk SMP dan SMA dan satu desa satu sekolah untuk SD," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Entis Sutisna kepada wartawan, Rabu, (6/1).

Pria asli Kecamatan Pamijahan ini menerangkan sebelum uji coba, ratusan sekolah SD, SMP dan SMA yang sudah memohon PTM akan dikunjungi oleh Satgas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor.


"Kami akan memilih sekolah yang memang benar-benar siap melakukan PTM, mereka harus memenuhi sarana prasarana dan memastikan terlaksananya protokol kesehatan Covid 19 termasuk adanya persetujuan orang tua dan batas jumlah 20 orang siswa yang mengikuti PTM perkelasnya," terangnya.

Mengenai siswa yang berada di zona merah, sementara sekolahnya berada di zona oranye Entis menuturkan Satgas Pendidikan   akan merapatkan lagi apakah siswa tersebut boleh mengikuti PTM.

"Untuk sekolah yang berada di daerah perbatasan, Satgas pendidikan yang akan merapatkan lagi standar operasional prosedure (SOP) mengenai siapa siswa yang boleh mengikuti PTM," tutur Entis.

Ia berharap sebelum uji coba PTM, untuk menghindari penyebaran wabah Covid 19 maka guru-guru diberikan dahulu vaksin Covid 19 Sinovac dan rutin di rapid atau swab test.

"Harapan saya, sebelum uji coba PTM maka para guru diberikan vaksin Covid 19 sinovac dahulu, lalu mereka juga rutin di rapid dan swab test agar mencegah penyebaran wabah Covid 19," harapnya. 

Entis melanjutkan bagi sekolah yang melaksanakan uji coba PTM, tetap diharuskan melaksanakan PJJ karena tidak semua siswa dapat melaksakan PTM.

"Nanti tugas berat bagi guru yang sekolahnya melaksanakan uji coba PTM karena dia tetap harus melaksanakan PJJ, kami sedang berpikir apakah mereka akan mendapatkan insentif dan minimal kami ingin gaji gurunyanya (guru honorer) tidak dikurangi," lanjut Entis. (Reza Zurifwan)