Positif Covid-19 di Garut Tembus 4.018 Kasus

Positif Covid-19 di Garut Tembus 4.018 Kasus
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Penularan Covid-19 di Kabupaten Garut menembus angka 4.018 kasus, menyusul temuan sebanyak 62 kasus baru positif Covid-19 dari 20 kecamatan, Sabtu (2/1/2021).

Angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah menjadi sebanyak 111 kasus dengan meninggalnya tiga pasien positif Covid-19 asal tiga kecamatan.

Menurut Koordinator Bidang Komunikasi Publik/Humas Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, dari sebanyak 62 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 61 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 188 sampel swab, dan sebanyak satu kasus dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.


Sebanyak 62 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 36 perempuan dan 26 laki-laki, berusia antara lima tahun sampai 76 tahun. Termasuk seorang balita dan sepuluh lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kaler (15 kasus), Karangpawitan (9 kasus), Tarogong Kidul (6 kasus), Bayongbong (5 kasus), Cilawu (5 kasus), Garut Kota (4 kasus), Kadungora (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Balubur Limbangan (2 kasus), Samarang (2 kasus), Sucinaraja (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus), Sukawening (1 kasus), Malangbong (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Bungbulang (1 kasus), Cibalong (1 kasus), Cikajang (1 kasus), dan Kecamatan Leles (1 kasus). 

Sedangkan tiga pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yaitu perempuan (KC-3554) usia 85 tahun dari Kecamatan Pasirwangi, laki-laki (KC-3931) usia 68 tahun dari Kecamatan Samarang, dan perempuan (KC-3964) usia 49 tahun dari Kecamatan Bungbulang. 

KC-3554 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 24 Desember 2020. Dia merupakan pasien kelima di Kecamatan Pasirwangi meninggal dunia akibat Covid-19.
KC-3931 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 1 Januari 2021. Dia merupakan pasien kelima di Kecamatan Samarang meninggal dunia akibat Covid-19.

KC-3964 dikonfirmasi positif Covid-19 bersamaan dengan 61 warga lain yang juga dinyatakan positif terpapar Covid-19. KC-3964 tercatat sebagai pasien pertama meninggal dunia akibat Covid-19 di Kecamatan Bungbulang.

Dengan meninggalnya ketiga pasien positif Covid-19 itu, sebaran kasus meninggal dunia akibat Covid-19 meluas di 27 kecamatan dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

Total jumlah meninggal dunia akibat Covid-19 sendiri mencapai sebanyak 111 kasus.

Kendati terdapat penambahan sebanyak 62 kasus baru positif Covid-19 dan tiga kasus meninggal dunia, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan adanya sebanyak 23 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. 

Mereka terdiri 12 perempuan dan 11 laki-laki, berusia antara 23 tahun sampai 74 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kaler (4 kasus), Cilawu (4 kasus), Cikajang (2 kasus), Tarogong Kidul (2 kasus), Banyuresmi (1 kasus), Pameungpeuk (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Garut Kota (1 kasus), Leles (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus),  Karangpawitan (1 kasus), dan Kecamatan Samarang (1 kasus). 

Dengan begitu, total jumlah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi sebanyak 2.427 orang.

"Pasien positif Covid-19 yang masih dalam isolasi perawatan mencapai sebanyak 1.478 orang, dan dua pasien positif lainnya isolasi mandiri," kata Muksin. (Zainulmukhtar)