Sebanyak 220 warga Kabupaten Cirebon Meninggal Karena Covid-19

Sebanyak 220 warga Kabupaten Cirebon Meninggal Karena Covid-19



INILAH, Cirebon,- Sebanyak 220 warga Kabupaten Cirebon meninggal dunia karena Covid-19 sepanjang 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengungkapkan, sebanyak 220 warga dipastikan meninggal dunia karena Covid-19.

Dikatakan Enny, data tersebut merupakan akumulasi kematian akibat Covid-19 selama kurun waktu 2020.


Dikatakan Enny, pihaknya mencatat hingga 31 Desember 2020, terdapat 3.860 kasus warga terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona baru.

"Data sampai Kamis, 31 Desember 2020, terdapat 3.860 warga Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.

Enny mengatakan jumlah kasus tersebut merupakan dari awal kali ditemukannya warga Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai akhir tahun 2020.

Dari jumlah tersebut, lanjut Enny, sebanyak 220 orang meninggal dunia, 2.751 orang sembuh dan 889 lainnya masih menjalani perawatan serta isolasi.

"Tanggal 31 Desember 2020 kemarin terdapat penambahan kasus mencapai 78 orang dan didominasi klaster pesantren yang berada di Kecamatan Gempol," katanya.

Dia menambahkan sampai akhir tahun 2020, pihaknya juga telah melakukan tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 43.198 kali dan itu sudah hampir 2 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, kasus COVID-19 di Kabupaten Cirebon dari jumlah yang ada, perbandingan antara yang bergejala dan orang tanpa gejala hampir seimbang yaitu 1.878 pasien bergejala dan 1.978 tanpa gejala.

"Untuk kasus positif COVID-19 di Kabupaten Cirebon saat ini hampir seimbang antara yang bergejala dan tanpa gejala," kata Enny seperti dikutip dari Antara