i-Bagendit Solusi Baca Buku di Masa Pandemi

i-Bagendit Solusi Baca Buku di Masa Pandemi
istimewa



 

INILAH, Garut- Takut terpapar Covid-19 jika harus mendatangi gedung perpustakaan untuk mendapatkan koleksi bacaan pilihan berkualitas namun hasrat membaca tetap menggebu ? 

Enggak usah bingung ! Pemustaka atau pengguna fasilitas perpustakaan di Kabupaten Garut dapat mengakses e-book (elektronic book) atau buku elektronik secara online dari mana pun dengan menggunakan aplikasi dibuat Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Kabupaten Garut sebagai solusi membaca koleksi perputakaan di masa pandemi. Yakni aplikasi i-BAGENDIT (BAcaan GENerasi DIgiTal). Aplikasi tersebut tersedia di playstore dan dapat diunduh secara gratis. 


Ada sekitar 3.000 judul buku elektronik dari berbagai buku tersedia dan dapat diakses langsung dengan aplikasi i-BAGENDIT.

Untuk bisa mendaftar sebagai member di aplikasi i-BAGENDIT, cukup siapkan nomor handphone dan email aktif agar bisa mengakses aplikasi tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut Lisnawati, aplikasi i-BAGENDIT sebenarnya telah ada sejak dua tahun lalu. Namun adanya pembatasan pelayanan langsung perpustkaan akibat pandemi Covid-19 membuat aplikasi tersebut kian digandrungi masyarakat. Terjadi peningkatan secara signifikan pemanfaatan perpustakaan digital dengan menggunakan aplikasi i-BAGENDIT dari kalangan pemustaka selama masa pandemi.

Kendati, diakui Lisnawati, menghadapi aktivasi aplikasi i-BAGENDIT tersebut masih terdapat kendala, terutama masih terbatasnya jumlah koleksi buku elektronik untuk bisa memenuhi kebutuhan pemustaka.

"Secara umum, jumlah tenaga teknis perpustakaan dan pustakawan kita juga masih terbatas," kata Lisnawati, Kamis (31/12/2020). 

Dia menuturkan, aktivitas Perpustakaan Daerah Kabupaten Garut selama masa pandemi Covid-19 menerapkan sistem pelayanan tertutup (close acces). Dalam sistem pelayanan tertutup, pemustaka tidak boleh secara langsung mencari dan mengambil koleksi langsung dari rak buku, tetapi pegawai perpustakaan yang akan mencarikan dan mengambil koleksi dari rak buku, sesuai dibutuhkan pemustaka. Hal itu bertujuan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19.

Pelayanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Garut beralamat di Jalan RSU Kecamatan Tarogong Kidul itu juga sempat mengalami penutupan beberapa waktu akibat melonjaknya kasus positif Covid-19 hingga menjadikan wilayah Kecamatan Tarogong Kidul sebagai zona merah berisiko tinggi penularan Covid-19. 

"Kita berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan perpustskaan melalui i-BAGENDIT ini. Mudah-mudahan ini bisa mengobati kerinduan masyarakat untuk membaca buku dan mencari ilmu, tetapi bisa dilakukan dari rumah," ujarnya.(zainulmukhtar)