Sumur Imbuhan Dalam Diharapkan Dapat Mengatasi Banjir di Kota Bandung

Sumur Imbuhan Dalam Diharapkan Dapat Mengatasi Banjir di Kota Bandung
istimewa



INILAH, Bandung - Upaya penanganan bencana banjir di Kota Bandung terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Salah satunya dengan menggunakan metode sumur imbuhan dalam. 

 

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, dari beragam program dan inovasi yang telah bergulir, metode sumur imbuhan dalam, diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan saat ini. 


 

“Upaya-upaya untuk penanganan banjir terus kita lakukan dengan berbagai metode, dan teknologi. Salah satunya dengan metode sumur imbuhan dalam. Kita berharap dapat meminimalisir banjir,” kata Oded.

 

Selain hal itu, kewaspadaan menghadapi musim penghujan saat ini harus menjadi perhatian masyarakat untuk menghindari bencana banjir. Salah satunya disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan. 

 

"Masyarakat harus disiplin menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Saya pun terus memberikan imbauan kepada kewilayahan," ucapnya. 

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, saat ini DPU Kota Bandung tengah berfokus kepada penanganan banjir dengan metode sumur imbuhan dalam.

 

Di 2020 ini, dituturkannya telah ada sekitar 10 sumur imbuhan dalam yang sudah dibuat dan diimplementasikan. Apabila efektif, pihaknya akan memperbanyak sumur resapan sebagai solusi. 

 

“Target kebutuhan 127 titik sumur imbuhan di kawasan-kawasan genangan di Kota Bandung. Selain itu kita juga sedang melakukan pembuatan ‘sediment trap’ di hulu sungai,” kata Didi. (Yogo Triastopo)