Hotel dan Restoran di Kabupaten Bogor Cuma Terima Bantuan Rp 29,1 Milyar

Hotel dan Restoran di Kabupaten Bogor Cuma Terima Bantuan Rp 29,1 Milyar
istimewa



INILAH, Bogor-Dari kemungkinan mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp 56 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pengelola hotel dan restoran hanya bisa mencairkan Rp 29,1 miliar.

 

 


Rincian bantuan hibah tersebut, Rp 17,9 miliar untuk 101 hotel dan Rp 11,2 miliar untuk 72 restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor.

 

 

"Dari bantuan hibah untuk pengelola hotel dan restoran di Kabupaten Bogor sebesar Rp 56 miliar, yang terserap hanya Rp 29,1 miliar karena banyak hotel dan restoran yang tidak memenuhi persyaratan administrasi ataupun teknis," kata Ketua PHRI Kabupaten Bogor Budi Sulistyo kepada wartawan, Senin, (21/12).

 

 

Ia menerangkan bantuan hibah hotel dan restoran tersebut cukup membantu dalam biaya operasional, pengadaan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 hingga pembayaran upah karyawan.

 

 

"3 hingga 6 bulan pertama masa pandemi Covid 19 itu ekonomi dunia perhotelan dan restoran terpuruk hingga kami menunda pembayaran gaji, dengam adanya bantuan hibah ini maka kami bisa membayar gaji karyawan yang lalu, membiayai operasional  hingga mengadakan sarana prasaram hotel dan restoran supaya memenuni Prokes Covid 19. Bantuan hibah ini cukup membantu kami dalam 'bernapas'," terangnya.

 

 

Wakil Ketua II Bidang Promosi PHRI Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto menjelaskan jika dihitung rata-rata perbulan, sejak Bulan Maret lalu tingkat okuvansi atau hunian hotel hanya 20 hingga 40 persen.

 

 

"Tahun 2019 lalu tingkat okuvansi hotel di Bumi Tegar Beriman rata-rata mencapai 60 hingga 70 persen, lalu semenjak Pandemi Covid 19 hingga bulan Desember ini rata-rata hanya 20-40 persen. Dengan tingkat okuvansi yang cukup rendah, jujur cash flow kami belum seimbang atau stabil," jelas Boboy.

 

 

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan peruntukan bantuan hibah hotel dan restoran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini ditujukan demi kestabilan dunia usaha jasa wisata.

 

 

"Semoga dengan mulai membaiknya kondisi dan adanya bantuan hibah ini, ekonomi perhotelan dan restoran d8 Kabupaten Bogor perlahan-lahan kembali pulih dari keterpurukan,"  tutur Ade. (Reza Zurifwan)