PKK Gelar Rapid Tes untuk Perempuan Se-Kota Bogor

PKK Gelar Rapid Tes untuk Perempuan Se-Kota Bogor
Ilustrasi (Antara)



INILAH, Bogor - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bogor menggelar rapid test gratis khusus untuk perempuan di seluruh kecamatan, program dari TP PKK Pusat ini dilakukan secara serentak di enam kecamatan di Kota Bogor pada Rabu (16/12/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau pelaksanaan di kantor Kecamatan Bogor Timur didampingi Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, tujuan program ini adalah untuk mendukung program pemerintah dalam mendeteksi dini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Di sini TP PKK Kota Bogor menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melaksanakan rapid test dengan sasaran perempuan yang pesertanya berasal dari unsur pengurus PKK kecamatan dan kelurahan," ungkap Bima kepada wartawan pada.


Bima melanjutkan,  total yang ikut rapid test sebanyak 100 orang. Ini untuk mendukung program pemerintah dalam deteksi dini rantai penyebaran Covid-19. "Ya, jadi dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan Kota Bogor. Tetapi yang ditinjau di kecamatan Bogor Timur," tambahnya.

Bima memaparkan, saat ini, pihaknya sedang berupaya untuk meningkatkan tim surveilans, penelusuran atau tracing dan pelacakan atau tracking melihat sekarang ini pertambahan pasien per harinya rata-rata 60-an.

"Kalau 60 orang kami targetkan 20 kontak eratnya. Berartikan per hari 1.200 orang yang harus kami pantau dan kami monitor. Karena itu, kami membutuhkan tim yang lebih banyak. Saat ini, saya perintahkan Dinkes untuk betul-betul menguatkan tim surveilans," paparnya.

Saat ditanya seperti apa tingkat kedaruratan Kota Bogor sekarang ini? Bima mengatakan, memerlukan perhatian yang lebih lagi dari semua pihak. Apalagi tingkat keterisian kasur di rumah sakit semakin tinggi.

"Upaya yang sedang kami lakukan sekarang ini adalah mempercepat rumah sakit darurat. Itu ada beberapa opsi. Kami juga sedang mempercepat untuk fasilitas karantina orang tanpa gejala (OTG) termasuk untuk ibu dan anak-anak," pungkasnya. (rizki maulud)