Covid-19 di Garut Bertambah 35 Kasus, 4 Meninggal

Covid-19 di Garut Bertambah 35 Kasus, 4 Meninggal
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Kabupaten Garut kembali mengalami penambahan kasus penularan Covid-19 diwarnai kematian akibat terpapar novel corona virus 2019 tersebut.

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 2.833 kasus dengan 74 kematian menyusul adanya penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 35 kasus disertai penambahan sebanyak empat pasien positif Covid-19 meninggal dunia, Selasa (15/12/2020).

Keadaan Garut yang terus mengalami peningkatan kasus penularan Covid-19 disertai kematian nyaris setiap hari itu tak pelak menuntut semua pihak selalu meningkatkan kewaspadaan akan potensi penularan Covid-19 yang mengancam setiap orang di setiap tempat pada setiap saat. Setidaknya setiap orang harus membiasakan diri tetap berdisiplin mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya dengan tiga kunci perilaku seperti kerap dianjurkan pemerintah dan diingatkan sejumlah kalangan. 


Yakni memakai masker dengan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Juga membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga imunitas tubuh. 

"Menerapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres," kata Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut Muksin didampingi anggota Yeni Yunita.

Yeni menuturkan, berdasarkan data dari Sub Divisi Pencegahan GTPP Covid-19 Garut, dari sebanyak 35 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 14 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 101 sampel swab, dan satu kasus terkonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 35 kasus baru positif Covid-19 itu berasal dari 12 kecamatan. Yakni Kecamatan Tarogong Kidul (7 kasus), Banyuresmi (6 kasus), Garut Kota (6 kasus), Cilawu (5 kasus), Tarogong Kaler (4 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cibiuk (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), dan Kecamatan Sukawening (1 kasus).

Mereka terdiri 18 perempuan dan 17 laki-laki, berusia antara 14 tahun hingga 70 tahun. 

Sedangkan empat orang meninggal dunia akibat Covid-19 yakni perempuan (KC-1387) usia 59 tahun dari Kecamatan Garut  Kota, laki-laki (KC-1912) usia 68 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, perempuan (KC-2612) usia 66 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, dan perempuan (KC-2822) usia 56 tahun dari Kecamatan Sukawening. 

Kejadian tersebut membuat jumlah kematian akibat penularan Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 74 kasus. 

Namun begitu, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan adanya sebanyak 33 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdiri 22 perempuan dan 11 laki-laki, berusia antara lima tahun hingga 96 tahun.

Mereka berasal dari Kecamatan Cisompet (7 kasus), Pameungpeuk (5 kasus), Malangbong (4 kasus), Tarogong Kidul (3 kasus), Garut Kota (3 kasus), Sukaresmi (3 kasus),  Cibalong (2 kasus), Cisurupan (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Tarogong Kaler (1 kasus), Wanaraja (1 kasus), dan Kecamatan Talegong (1 kasus).\

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi sebanyak 1.523 kasus.  

Hingga pukul 13.15 WIB, tercatat masih terdapat sebanyak 1.234 pasien positif Covid-19 diisolasi dalam perawatan dan dua pasien positif menjalani isolasi mandiri. (Zainulmukhtar)