Mantap, Dua Kelurahan di Kota Bandung jadi Contoh Kelurahan Pertanahan

Mantap, Dua Kelurahan di Kota Bandung jadi Contoh Kelurahan Pertanahan



INILAH, Bandung - Menuju kota lengkap pertanahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung menggelar upaya-upaya persiapan. Di antaranya memastikan titik tanah, mulai dari luas sampai pemiliknya.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi persiapan tersebut, dan bersama BPN Kota Bandung menjadikan Kelurahan Babakan Ciamis dan Kelurahan Merdeka, Kota Bandung sebagai percontohan kelurahan lengkap.

"Tentunya saya mengapresiasi upaya kantor pertanahan. Ini bisa membuat pemetaan lengkap. Mulai dari bidang sampai kepemilikannya," kata Yana di Kantor BPN Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Selasa (8/12/2020).

Menurutnya, hal itu dapat memenuhi hak warga dengan benar dan adil. Tak hanya itu, dia pun menyampaikan, bahwa wilayah lengkap pertanahan dapat memberikan manfaat. Sehingga memiliki kemudahan dalam dokumentasi pertahanan. "Harapan diberikan kemudahan surat keterkaitan tanah, dari aspek hukum dan sebagainya," ucapnya.

Sambung Yana, nantinya tidak ada yang duplikasi objek sehingga menimbulkan permasalahan. Karenanya, dengan pemetaan ini, dia yakinkan harus teliti dan jelas. Sehingga ada kemudahan, dan data yang lengkap untuk memberikan kepastian hukum sebagai pemilik yang sah.

"Tetapi ketika agenda pengecekan berlangsung, harus sesuai data yang tercantum. Mulai dari bidang tanah, luas sampai pemiliknya. Nanti akan ada sampel, misalnya ada 1.000 bidang, bidang X dicek pada peta, pemiliknya siapa luasnya sekian. Sehingga kita datang ke sana benar," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Kota Bandung, Andi Kadandio Aleppudin menyampaikan, sampel saat ini yakni kelurahan Babakan Ciamis dan Kelurahan Merdeka, Kota Bandung untuk percontohan lengkap. Nantinya akan ada 14 kelurahan lainnya.

"Kelurahan Babakan Camis dan Kelurahan Merdeka, bagian dari kelurahan lengkap di Kota Bandung menunju deklarasi yang akan kita ajukan. Harapan kita, ketika dalam peta digital, wilayah tersebut sudah lengkap. Sehingga menjadi rapi dan diharapkan menjadi percontohan," kata Andi. (yogo triastopo)