Jelang Mukota Kadin Bogor, Pengusaha Wanita Deklarasi Jadi Calon Ketua

Jelang Mukota Kadin Bogor, Pengusaha Wanita Deklarasi Jadi Calon Ketua
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Jelang Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor yang akan digelar 16 Desember mendatang, calon ketua Kadin mulai bermunculan. Salah satunya Deswaty Diningsih yang berani terang-terangan mendeklarasikan dirinya untuk maju menjadi ketua Kadin. 

Deswaty juga mengaku dirinya menjadi calon dari pengusaha bidang kuliner dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), karena persepsi yang terbangun selama ini Kadin lekat dengan usaha jasa kontruksi.

Bahkan, dirinya mengklaim mendapatkan dukungan dari PHRI, PTJI, Jasa Boga, pengusaha pariwisata, IWAPI, ASPEDI Gapensi, komunitas paguyuban UMKM Kota Bogor, Bogor Berdaya, Bakul Kuliner Kota Bogor dan Gerakan Nusantara Berdaya. Selain itu pengusaha wanita ini memberanikan diri untuk maju dalam kontestasi pemilihan ketua Kadin periode 2020-2025 lantaran ingin mengimplementasikan segala pemikirannya selama ini memajukan Kadin.


Deswaty mengatakan, dirinya mengusung visi Kadin Berlari untuk menjadi calon ketua Kadin. Salah satu program yang pertama kali digulirkan ketika terpilih nanti adalah pemulihan ekonomi di Kota Bogor.

"Salah satu yang jadi program kami untuk memulihkan ekonomi adalah membangkitkan UMKM, promo pariwisata baik skala nasional maupun international, pameran sains dan lainnya. Saya akan merangkul dan mempertemukan pengusaha baru dengan pengusaha yang telah sukses menjalankan bisnisnya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Sehingga pengusaha mapan bisa menularkan kepada yang baru, apa apa saja yang sudah diketahuinya sehingga bisa mengurangi trail eror dari pengusaha baru sehingga bisa lebih sukses meraih kesuksesan dalam menajalankan usahanya," ungkap Deswaty kepada wartawan, Minggu (4/12/2020).

Dia menuturkan, modal yang dibawanya untuk maju menjadi calon ketua Kadin, di antaranya keinginan menjadikan Kadin yang profesional dan transparan. Selain itu, Kadin berperan aktif mendorong dunia usaha di Kota Bogor untuk terus berkembang dan lebih banyak prestasi. Serta bersinergi dengan para steakholders dan pemerintah Kota Bogor untuk menjadikan Kota Bogor city of innovation and enterpreneur ship.

"Ya, Insyaallah untuk kedepan kami berusaha untuk dapat membuat Kadin lebih berarti untuk masyarakat khususnya pengusaha dan juga tentunya semoga Kadin dapat bekerjasama dan bermanfaat untuk Pemkot Bogor sehingga bisa sama-sama membangun ekonomi Kota Bogor dan tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Bogor," tutur perempuan yang sudah 13 tahun menjadi pengurus Kadin itu.

Sementara itu, pengusaha muda milenial yang juga Founder Foresthree, Haidar Wurjanto mengatakan, di tengah era 4.O pengusaha harus bisa membuat satu inovasi yang bernilai dan memiliki ciri khas. Ia pun berharap kepada Deswaty Diningsih yang merupakan bakal calon Ketua Kadin Kota Bogor untuk bisa merangkul seluruh pengusaha untuk maju dan berkembang.

"Ketika pengusaha maju dan berkembang tentu nantinya akan menghasilkan pajak yang berkontribusi untuk pendapatan Kota Bogor, saya rasa sosok ibu Des dengan pengalamannya bisa menjalankan itu dan membawa Kadin ke arah sana," ungkapnya.

Haidar juga memaparkan, seorang pengusaha itu perlu ada dua hal, yaitu pertama harus membangun karakter dan metal, kedua membangun relasi. Wadah Kadin ini perlu diadakan ke arah dua hal itu, termasuk pemimpin yang bisa memfasilitasi semuanya dan amanah. 

"Kita ini dikota yang bertumpu pada sektor pariwisata apalagi saat hari libur maupun liburan warga mengeluhkan macet, tapi dari segi ekonomi kemacetan merupakan hal baik. Visi misi bu Deswaty juga saya tertarik jadi ingin mengubah mainset bahwa Kadin bukan sekedar pengusaha kontruksi, melainkan sebagai wadah usaha maupun pengusaha. Saya rasa bu Deswaty memiliki kemampuan, visi, integritas untuk membawa pada harapan kami semua," tutur Haidar yang juga memiliki usaha Es Teh Indonesia.

Pengusaha muda lainnya, Sri Minawati Rokhmin mengatakan, Deswaty ini leader yang punya experience, beliau ini selain di kadin berkiprah di IWAPI juga. IWAPI Kota Bogor yang tadinya hanya beberapa orang, dimasa kepemimpinan Deswaty bisa bertambah hingga sekarang sampai ratusan.

"Total suara di Kadin yang sudah masuk 262 suara di Kadin. Namun yang benar benar sudah mendukung sudah ada 114 suara, kemudian 36 suara itu belum bisa dipastikan. Selain itu kami masih punya pendukung yang belum masuk ke dalam Kadin. Sudah banyak yang mendaftar ke Kadin namun belum masuk sebagai anggota. Suara pengusaha kontruksi di kami ada 20 suara, UMKM 50 suara, sisanya pengusaha perhotelan, resto, dan lainnya," ungkap Mina. (Rizki Mauludi)