Kasus Positif Covid-19 di Garut Tembus Angka Dua Ribu Lebih, 50 Meninggal

Kasus Positif Covid-19 di Garut Tembus Angka Dua Ribu Lebih, 50 Meninggal
Antara Foto



INILAH, Garut- Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kian mengkhawatirkan, dan kini angkanya melonjak lagi menembus 2.001 kasus dengan total kematian sebanyak 50 kasus.

Hal itu menyusul adanya penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 74 kasus dan penambahan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia, Rabu (2/12/2020).

Keterangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut seperti disampaikan Koordinator Humas Muksin, dari sebanyak 74 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 73 kasus ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 384 sampel swab dan satu kasus lain diperoleh dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.


Sebanyak 74 kasus baru positif Covid-19 itu berasal dari 26 kecamatan. Yakni Kecamatan Garut Kota (8 kasus), Kadungora (7 kasus), Malangbong (6 kasus), Cibatu (5 kasus), Cikajang (5 kasus), Cilawu (5 kasus), Wanaraja (4 kasus), Bayongbong (3 kasus), Samarang (3 kasus), Sukawening (3 kasus), Tarogong Kidul (3 kasus), Banjarwangi (2 kasus), Cisewu (2 kasus), Cisurupan (2 kasus), Karangpawitan (2 kasus), Pakenjeng (2 kasus), Pangatikan (2 kasus), Tarogong Kaler (2 kasus), Banyuresmi (1 kasus), Cibalong (1 kasus), Cigedug (1 kasus), Kersamanah (1 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Peundeuy (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus).    

Mereka terdiri 43 perempuan dan 31 laki-laki berusia antara tujuh bulan hingga 73 tahun, termasuk tiga balita dan sepuluh lansia berumur 60 tahun ke atas.

Sedangkan dua pasien positif Covid-19 meninggal dunia yaitu laki-laki (KC-1443) usia 55 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler dan perempuan (KC-1693) usia 57 tahun dari Kecamatan Malangbong.

Pasien bernomor 1443 meninggal dunia setelah menjalani isolasi perawatan di rumah sakit sejak dikonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada 21 November 2020. Sedangkan pasien bernomor 1693 meninggal setelah menjalani isolasi perawatan di rumah sakit sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 26 November 2020.

Dengan adanya dua kasus positif Covid-19 meninggal dunia tersebut maka total jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 50 kasus.

Bersamaan penambahan sebanyak 74 kasus baru positif Covid-19 disertai penambahan dua kasus meninggal dunia akibat Covid-19, GTPP Covid-19 Garut melaporkan terdapat pula penambahan sebanyak delapan pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh berasal dari tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Tarogong Kidul (6 kasus), Pasirwangi (1 kasus), dan Kecamatan Wanaraja (1 kasus). Mereka terdiri empat laki-laki dan empat perempuan berusia antara satu hingga 52 tahun. 

Dengan demikian, total jumlah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 1.221 orang.

Adanya penambahan sebanyak 74 kasus baru positif Covid-19 dengan hanya sebanyak delapan pasien positif dinyatakan sembuh maka jumlah pasien positif Covid-19 diisolasi meningkat signifikan. 

Hingga Rabu pukul 23.55 WIB, GTPP Covid-19 Garut mencatat, ada sebanyak 728 pasien positif Covid-19 masih diisolasi dalam perawatan rumah sakit dan dua pasien positif lainnya menjalani isolasi mandiri.(zainulmukhtar)