6 Ribu Napi Berhak Memilih, Terbanyak di Depok

6 Ribu Napi Berhak Memilih, Terbanyak di Depok



INILAH, Bandung - Dari total 6.423 warga binaan permasyarakatan (WBP) di delapan Lapas dan Rutan di Jabar, sebanyak 2.952 memiliki hak pilih di Pilkada serentak Jawa Barat 2020. Mereka memiliki hak memilih, baik yang digelar di dalam lapas ataupun di luar. 
 
"Yang punya hak pilih sebanyak 3.640 WBP dan 2.813 tidak berhak. Sementara yang masuk DPT (daftar pemilihan tetap) ada 2.952 WBP," kata Kadiv Pas Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris dalam keterangannya, Rabu (2/12/2020). 
 
Mereka yang memiliki hak pilih itu berasal dari tujuh lapas dan satu rutan. Untuk mengakomodir hak mereka, pihaknya sudah menyiapkan 9 TPS. Sementara khusus untuk Lapas Tasikmalaya, pencoblosan ikut di TPS kecamatan terdekat. 
 
Abdul mengatakan jumlah DPT di masing-masing tempat bervariatif. Mulai dari 35 orang seperti di Lapas Ciamis hingga 754 orang di Lapas Depok. 
 
"(Penerapan protokol kesehatan) sudah dipersiapkan bekerja sama dengan Dinkes dan KPU Kabupaten/Kota," tuturnya.
 
Ini daftar WBP yang memiliki hak pilih di 7 Lapas dan satu Rutan di Jabar :
 
1. Lapas Karawang : 698 WBP
2. Lapas Ciamis : 35 WBP
3. Lapas Cianjur :  576 napi yang berhak memilih dan ada 501 napi yang sudah masuk DPT sementara 75 napi belum terdaftar. 
4. Lapas Indramayu ada 380 napi berhak memilih namun hanya 43 napi yang terdaftar di DPT. 
5. Lapas Tasikmalaya total ada 134 napi yang memiliki hak pilih. Sementara yang masuk DPT ada 97 napi dan 37 napi belum masuk DPT. 
6. Lapas Warung Kiara Sukabumi ada 516 napi yang memiliki hak pilih dengan 418 masuk DPT sedangkan 98 tidak masuk DPT. 
7.Lapas Narkotika Jelekong Kabupaten Bandung ada 547 napi yang memiliki hak pilih sedangkan yang masuk DPT ada 406 napi. 
8. Rutan Depok sebanyak 754 napi mempunyai hak pilih dan masuk DPT.