Empat Pegawai Setda Kab Bogor Terpapar Covid-19, Jubir: Bukan Klaster Bupati

Empat Pegawai Setda Kab Bogor Terpapar Covid-19, Jubir: Bukan Klaster Bupati
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Empat orang pegawai Setda Kabupaten Bogor terpapar Covid-19. Namun, terpaparnya mereka bukan karena berinteraksi dengan Bupati Bogor Ade Yasin yang sebelumnya juga terpapar.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan, terpaparnya empat orang pegawai Setda itu dikarenakan adanya klaster keluarga di Kota Bogor.

"Berdasarkan hasil tracing empat orang pegawai Setda Kabupaten Bogor yang terpapar wabah Covid-19 itu diduga dari klaster keluarga. Suami dari pegawai Setda yang rumahnya di Kota Bogor itu terpapar dari suaminya yang bekerja di DKI Jakarta," kata Irwan kepada wartawan, Senin (30/11/2020).


Dia menerangkan, klaster keluarga mendominasi kasus-kasus baru penyebaran wabah Covid-19 di Bumi Tegar Beriman.

"Ketimbang klaster perkantoran atau lainnya, di Bumi Tegar Beriman ternyata klaster penyebaran wabah Covid 19 terbanyak ada diklaster keluarga," terangnya.

Irwan menjelaskan, sejak dinyatakan terpapar positif Covid-19 pada Jumat (27/11/2020) kemarin Satgas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor langsung melakukan penyemprotan dan sterilisasi di Gedung Setda Kabupaten Bogor.

"Penyemprotan dan sterilisasi kami lakukan secara rutin perminggunya di setiap akhir pekan, pegawai Setda sejak Jumat (20/11/2020) lalu setelah menjalani swab test kami berlakukan work from home (WFH) sebesar 50 persen dari total 300 orang pegawai Setda Kabupaten Bogor. Yang harus sering masuk itu hanya pejabat esselon III dan II karena kami masih mengejar angka serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)," jelas Irwan.

Ditemui terpisah, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyebutkan empat orang pegawai Setda Kabupaten Bogor yang terpapar Covid-19 sejak akhir pekan lalu sudah menjalani isolasi mandiri.

"Karena tak punya penyakit bawaan atau komorbid, empat orang pegawai Setda Kabupaten Bogor yang terpapar Covid-19 sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Keputusan itu mereka ambil setelah kami menawarkan untuk dirawat di Pusat Isolasi Covid-19 di Kecamatan Kemang," lanjut Iwan. (Reza Zurifwan)