Dedie Serahkan Insensif Guru Ngaji Terakhir 2020

Dedie Serahkan Insensif Guru Ngaji Terakhir 2020
istimewa



INILAH, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyerahkan insentif guru ngaji tahap II di Aula Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur, Kota Bogor, Kamis (26/11/2020). Pemberian insentif yang dilakukan enam bulan sekali itu merupakan pemberian terakhir pada tahun anggaran 2020. 

"Ini salah satu perhatian Pemkot Bogor kepada guru ngaji yang sudah berlangsung beberapa tahun," kata Dedie. 

Dia mengatakan, pada 2021 mendatagn pihaknya berjanji akan menambah jumlah penerima dan jumlah nilai insentif guru ngaji. Dari jumlah penerima di tahun ini 2.600 orang akan menjadi 2.700 orang. Nominalnya pun naik dari Rp100 ribu per bulan menjadu Rp150 ribu per bulan. 


"Kami juga memberi peningkatan manfaat dari insentif ini bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan membayar premi Rp5.400 per bulan para guru ngaji akan dilindungi Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja," tuturnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Bogor Dody Ahdiat mengatakan penambahan jumlah penerima 100 orang ini diakuinya belum memenuhi seluruh potensi guru ngaji dan pengurus masjid di Kota Bogor yang jumlahnya hampir 40 ribu orang.

"Ya, mengingat ada keterbatasan anggaran. Jadi belum seluruhnya, mudah-mudahan bisa ditambah bertahap," terangnya.

Dody menegaskan, insentif guru ngaji ini akan terus berkesinambungan dan secara bertahap terus menambah jumlah penerima dan jumlah nominal. 

"Di tahun depan juga kami merancang agar guru ngaji ini bisa diberikan pembekalan materi ataupun metode pembelajaran dari MUI Kota Bogor," pungkasnya. (Rizki Mauludi)