Pegawai DLH Terpapar Covid-19, Pengawasan Pencemaran Lingkungan Dihentikan Sementara

Pegawai DLH Terpapar Covid-19, Pengawasan Pencemaran Lingkungan Dihentikan Sementara
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Setelah dua orang pegawainya terpapar Covid-19, sejumlah langkah pun diambil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Asnan.

Swab test pun dilakukan ke seluruh pegawai DLH. Selain itu, dia pun menerapkan work from home (WFH) maupun pengurangan jam kerja.

"Hari ini ada 162 orang pegawai yang diuji swab setelah sebelumnya ada dua orang yang terpapar wabah Covid 19. Saya juga mengambil kebijakan untuk mengurangi jam kerja dan WFH terutama bagi pegawai yang usianya di atas 50 tahun," kata Asnan kepada wartawan, Selasa (24/11/2020).


Dia menerangkan, untuk pengangkutan sampah masih dilakukan pegawai UPT Pengelolaan Sampah. Sedangkan, untuk pengawasan pencemaran lingkungan diliburkan.

"Hasil swab test ini Insyaallah akan keluar dalam kurun waktu 5 hari, setelah itu kegiatan pengawasan pencemaran lingkungan seperti inspeksi mendadak ke Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) pabrik baru kita lakukan," terangnya.

Asnan menuturkan, sebelumnya pegawai DLH yang menjalani rapid test itu 3 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Setelah diuji swab ternyata dua orang diantaranya positif.

"Dua orang pegawai yang positif Covid-19 itu warga Kota dan Kabupaten Bogor. Mereka staf sekretariat DLH. Mengenai tracing penyebaran wabah Covid-19 kami serahkan ke Puskesmas dan Tim Satgas Penangganan Covid-19 baik Kabupaten maupun Kota Bogor," tutur Asnan. (Reza Zurifwan)