Soal Pemangkasan Libur Panjang Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Jabar Tetap Kerja

Soal Pemangkasan Libur Panjang Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Jabar Tetap Kerja
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait pemangkasan libur panjang atau long weekend di akhir tahun ini. 

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, pihaknya siap mengikuti apapun aturan dari pusat. Diketahui, pemerintah pusat telah memutuskan mengurangi libur panjang akhir tahun yang bertepatan dengan Hari Raya Natal 25 Desember 2020 dan libur pengganti Hari Raya Idul Fitri serta Tahun Baru 1 Januari 2021.

"Kita ikut saja, apa yang menjadi keputusan pusat kita ikuti," ujar Daud Achmad, Selasa (24/11/2020).


Menurut dia, sejauh ini Satgas Covid-19 Jabar tidak terpengaruh akan adanya libur panjang. Artinya, dalam momentum apapun terus berupaya menekan potensi penyebaran Covid-19 di Jabar. 

"Mau libur atau tidak, kita mah tetap kerja, jadi gak ada pengaruh," imbuh Daud.

Kendati demikian, Daud tidak ingin memberikan penilaian baik buruknya kebijakan pusat tersebut.

"Kita mah gak usah nilai baik atau tidak lah ya, yang pasti kita tetap bekerja," tegas Daud.

Lebih lanjut Daud mengatakan, berkaca pada libur panjang Oktober 2020 lalu, pihaknya pun berencana menggelar kembali rapid tes acak untuk menekan potensi penularan Covid-19.

Bahkan, kata Daud, rapid tes acak pada libur panjang mendatang direncanakan mencakup wilayah yang lebih luas dan sasaran objek yang lebih banyak lagi.

"Iya, libur panjang nanti kita bakal gelar rapid tes acak lagi. Bahkan, kemungkinan cakupannya lebih luas dan jumlah yang dites lebih banyak. Intinya, testing, tracing, dan treatment tetap kita lakukan, baik saat hari libur ataupun tidak," pungkasnya. 

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keputusan pemangkasan libur panjang akhir tahun dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/11/2020), Orang nomor satu di Indonesia tersebut meminta agar keputusan itu segera dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait.

"Kemudian berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seusai mengikuti rapat terbatas. (Rianto Nurdiansyah)