Kota Bandung Masih di Zona Oranye

Kota Bandung Masih di Zona Oranye
istimewa



INILAH, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, Kota Bandung masih berada di zona oranye. Salah satu parameternya, estimasi produksi virus Covid-19 di Kota Bandung masih di bawah 1.

"Saat ini estimasi produksi virus di angka 0,81. Jadi pandemi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali," kata Yana.

Menurutnya, meski cukup terkendali. Kota Bandung cukup rawan, bahkan dia mengakui kekhawatirannya ketika beberapa hari lalu saat bertugas di luar kota sempat keliru melihat data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ketika membandingkan dengan kota sekitar yang zonanya sudah masuk merah. 


Saat itu dia membacanya melalui telepon pintar dan terlihat Kota Bandung masuk zona merah.

"Saya beberapa hari lalu berada di luar kota. Selintas baca Kota Bandung zona merah. Setelah dilihat di komputer, ternyata zona oranye. Ternyata yang zona merah adalah kota tetangga," ucapnya. 

Kendati demikian, Yana menegaskan, apa pun status zona Kota Bandung, warga harus tetap waspada. Warga wajib disiplin protokol kesehatan.

Warga, kata dia, harus tetap melakukan 3M dan 1T (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta tidak berketumun).

"Zona hijau, kuning, atau oranye, kita harus tetap waspada. Kita harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. Karena itu salah satu cara terbaik untuk menghindari Covid-19," ujar dia. 

Meski masih zona oranye, Yana mengingatkan, keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah 80 persen. Hal itu menjadi "warning" bagi Kota Bandung untuk semakin waspada.

"Kapasitas rumah sakit sudah 80 persen. Kita harus semakin waspada," tandasnya. (Yogo Triastopo)