Kapolda Metro: Pilkada dan Banjir Tantangan Tidak Ringan

Kapolda Metro: Pilkada dan Banjir Tantangan Tidak Ringan
Silaturahim Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran ke Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (antara)



INILAH, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menyebut pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan peristiwa banjir di Jakarta sebagai tantangan yang tidak ringan dihadapi TNI dan Polri.

"Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dalam pelaksanaan tugas menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kami berdua ingin soliditas dan sinergi semakin kuat," kata Fadil di Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Senin.

Kehadiran Fadil di Makodam Jaya dalam rangka bersilaturahmi dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman usai pelantikan dirinya sebagai Kapolda Metro Jaya, Jumat (20/11).


Fadil mengatakan tantangan yang dirasa tidak ringan itu adalah agenda Pilkada di wilayah hukum Polda Metro Jaya serta musibah banjir yang berpotensi terjadi selama musim hujan saat ini.

"Pilkada, banjir, tidak mungkin sendiri-sendiri, harus sama-sama," katanya.

Fadil mengatakan kehadirannya ke Makodam Jaya adalah untuk memperkenalkan diri kepada jajaran TNI sebagai Kapolda baru.

"Kami berdua ingin soliditas, sinergi menjadi semakin kuat agar terjalin erat. Insya Allah masalah kita selesaikan dengan baik," ujarnya.

Fadil mengatakan pada prinsipnya keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi dan kesatuan serta kesatuan menjadi hal utama yang dikedepankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambut Fadil sebagai warga baru di Jakarta yang disambut baik.

"Sebagai warga baru, kami sambut baik dengan senang hati Kapolda hadir dan langsung memperkenalkan diri kepada kepala badan, satuan, Dandim, danyon dan lainnya. Beliau langsung memberikan arahan kepada komandan satuan sesuai kebijakan yang akan diterapkan," katanya.

Dudung mengatakan TNI dan Polri adalah saudara kembar yang akan selalu bersama-sama dalam penegakan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Kami seperti saudara kembar yang kapanpun akan selalu sama-sama. Jangan coba-coba mengganggu, TNI dan Polri siap hadapinya. Masyarakat Jakarta sangat menantikan pemimpin yang tegas, berkarakter, dan integritas," katanya. (antara)