Pelaku Industri Hotel dan Restoran Bangun Kembali Kepercayaan Publik

Pelaku Industri Hotel dan Restoran Bangun Kembali Kepercayaan Publik
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Atep Budiman mengatakan, pandemi Covid-19 membuat sektor hotel, restoran dan pariwisata terdampak. Untuk itu, pihaknya menggelar sosialisai terkait Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE) yang diikuti 40 orang manager hotel dan restoran.

Dia mengatakan, sosialisasi CHSE ini merupakan bagian dari hibah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Soasialisasi dilakuan guna membangun embali kepercayaan publik terhadap industri hotel dan restoran. 

"Sertifikasi nantinya untuk menegaskan Kota Bogor siap menerima kunjungan para tamu wisatawan, untuk kegiatan wisata, MICE dan lain sebagainya dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan," katanya, Minggu (15/11/2020).


Menurutnya, dalam kegiatan sosialisasi ini juga dijelaskan mengenai proses pengajuan sertifikasi dan proses auditnya, dengan harapan semua hotel dan restoran bisa melaksanakan sertifikasi CHSE secara mandiri.

"Sertifikasi CHSE ini untuk meningkatkan nilai jual serta meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk tetap berwisata di Kota Bogor. Jadi tujuan akhirnya tetap di peningkatan kesejahteraan di hotel dan restoran itu sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan program sertifikasi CHSE ini merupakan proses kolaborasi dan adaptasi. Menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah siap bekerjasama dengan para pelaku industri yang tergabung dalam Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru. (Rizki Mauludi)