Pengangguran Melonjak, DPRD Jabar Dorong Pemprov Buka Lapangan Kerja

Pengangguran Melonjak, DPRD Jabar Dorong Pemprov Buka Lapangan Kerja



INILAH, Bandung – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, terjadi lonjakan jumlah pengangguran di perkotaan dan pedesaan hingga 10,46 persen, akibat dampak pandemi Covid-19.

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Yunandar Rukhiadi Eka Perwira mengatakan, mau tidak mau pemerintah harus segera mengambil sikap guna menekan jumlah pengangguran tersebut, untuk mengantisipasi dampak lain yang lebih krusial yaitu tumbuhnya tingkat kriminalitas.

“Kita akui, peningkatan pengangguran yang terjadi sekarang adalah konsekuensi dari pandemi. Walaupun sebenarnya sebelum pandemi juga sudah terjadi, karena salah satunya ada relokasi pabrik. Maka dari itu, pemerintah harus bisa mengambil langkah secepatnya untuk menekan jumlah pengangguran ini, agar tidak semakin parah situasinya,” ujar Yunandar kepada INILAH, Kamis (12/11/2020).


Dia melanjutkan, pemerintah harus sesegera mungkin mencari investor yang fokus usahanya tidak terpengaruh terhadap pandemi. Lalu membantu mendorong para pengangguran untuk berbisnis, mulai dari memberi bantuan modal, pelatihan, bahan baku hingga penjualan. Sehingga dapat menekan tingkat pengangguran di Jawa Barat.

“Jika kita mau meningkatkan perekonomian dan menyelamatkan saudara kita yang menganggur, adalah dengan mencari investor yang produknya bisa bertahan saat pandemi. Kedua, dengan mendorong mereka yang tidak punya kerjaan untuk berbisnis. Sederhana, mulai dengan diberikan modal, pelatihan, akses bahan baku, diberkan kemampuan mengolah bahan baku dan diberikan akses kepada pasar. Menciptakan lapangan kerja, untuk mengurangi pengangguran,” tutupnya. (Yuliantono)