Bupati Cirebon Dorong Pemprov Jabar Bangun SMK Baru

Bupati Cirebon Dorong Pemprov Jabar Bangun SMK Baru
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Bupati Cirebon Imron Rosyadi mendorong Pemprov Jabar mendirikan sekolah menengah kejuruan (SMK) baru di wilayahnya. Sebab, ke depan Kabupaten Cirebon akan banyak didatangi investor. Mau tidak mau, akan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian.

"Saya mendorong dan mendukung penuh Pemprov Jabar mendirikan SMK baru di wilayah kami. Ini akan menghasilkan SDM yang mumpuni yang dibutuhkan Kabupaten Cirebon," kata Imron, Minggu (8/11/2020).

Menurut Imron, perlunya Kabupaten Cirebon memiliki SDM mumpuni karena telah menempatkan wilayah timur Cirebon (WTC) sebagai zona Industri. Konsep itu pun, sudah tertuang didalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2018-2038. Cara itu, bagian dari Pemerintah Kabupaten Cirebon mengurangi jumlah pengangguran. 


"Jumlah pengangguran di Kabupaten Cirebon nomor dua di Jawa Barat. Salah satu solusi yang akan dilakukan, ya dengan meningkatkan SDM lulusan SMK. Yang lebih pasnya, ya bangunlah SMK baru di wilayah cirebon timur," ujarnya.

Namun, lanjutnya kewenangan membangun SMK, ada di pemprov Jawa Barat. Pemerintah Cirebon, hanya menyediakan lahannya saja. Sedangkan pembangunan diserahkan sepenuhnya kepada Pemprov.  Namun, kalau saja terlaksana, maka ada peningkatan SDM lulusan SMK, yang pasti dibutuhkan oleh industri sekitar.

"Efeknya akan sangat luas. Dengan penyerapan tenaga kerja lulusan SMK, maka ekonomi akan meningkat. Faktor kesehatan akan lebih terjamin dan jumlah pengangguran akan berkurang," jelasnya. 

Imron menambahkan, pihaknya sangat terbuka dengan masuknya investor, terlebih diwilayah cirebon timur. Ditetapkannya sebagai zona industri, mau tidak mau harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas. Ini untuk memberikan jawaban investor, agar mampu menyerap tenaga kerja lokal.

"Kalau kita sudah memiliki SDM berkualitas, maka tidak ada alasan lagi bagi perusahaan yang ada, untuk tidak mengambil SDM lokal. Mereka membuka investasi di sini, ya harus mengambil tenaga kerja lokal dong. Nah, ini yang sedang kami siapkan," tukasnya. (Maman Suharman)