Amy Coney Barrett Terpilih sebagai Hakim Mahkamah Agung AS

Amy Coney Barrett Terpilih sebagai Hakim Mahkamah Agung AS
Ilustrasi (Antara)



INILAH, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merayakan salah satu pencapaian besarnya dalam politik negara itu setelah Amy Coney Barrett, kandidat yang ia usung, terpilih sebagai hakim Mahkamah Agung.

Trump merayakan pencapaian itu dalam sebuah upacara di Gedung Putih pada Senin (26/10).

"Keluarga Barrett telah merebut hati Amerika. Amat sangat pas bahwa Hakim Barrett mengisi posisi seorang pelopor sejati bagi kaum perempuan, Hakim Ruth Bader Ginsburg," kata Trump, didampingi Barret di sampingnya.


Sekitar satu jam sebelumnya, Senat AS yang didominasi oleh Partai Republik menyetujui penunjukan Barrett sebagai hakim seumur hidup --dengan hasil pemungutan suara yang tipis, yakni 52 setuju dan 48 tidak setuju.

Persetujuan atas penunjukan Barrett menggantikan Hakim Ruth Bader Ginsburg, yang meninggal dunia pada September, membuat dewan hakim Mahkamah Agung AS kini dijabat oleh mayoritas konservatif dibandingkan liberal, dengan perbandingan 6-3.

Hakim Clarence Thomas, dengan mengenakan jubah hitam kehakiman, memimpin pengambilan sumpah jabatan Hakim Barrett. Pengambilan sumpah yang kedua akan dilakukan terpisah pada Selasa, dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts.

Dalam pidato singkatnya, Barrett menyatakan independensi dirinya dari Trump serta proses politik, terlebih penunjukannya dilakukan sepekan menjelang pemilu presiden AS.

"Sumpah yang saya ucapkan dengan khidmat malam ini sesungguhnya berarti bahwa saya akan menjalankan tugas tanpa rasa takut ataupun sungkan, dan saya akan menjalankannya secara independen (terlepas) dari cabang-cabang politik dan pilihan pribadi saya," ujar dia.

Usai upacara tersebut, Trump dan Barrett melambaikan tangan kepada para tamu dari balkon Gedung Putih. (antara)