Sebanyak 1.000 Alat Rapid Test Disiapkan Untuk Wisatawan yang Mengunjungi Puncak

Sebanyak 1.000 Alat Rapid Test Disiapkan Untuk Wisatawan yang Mengunjungi Puncak
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Puncak - Dalam melakukan operasi gabungan pengetatan jumlah wisatawan yang memasuki kawasan Puncak, Satgas Penangganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyiapkan 1.000 alat rapid test.

"1.000 alat rapid test kami siapkan untuk uji acak kepada wisatawan yang akan mengunjungi Kawasan Puncak,  bagi yang hasilnya reaktif maka akan kami minta putar balik ke daerah asal masing-masing," kata Wakil Ketua I Satgas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Wakil Bupati Bogor itu menambahkan, selain rapid test untuk wisatawan asal Kabupaten Bogor selanjutnya akan dilakukan swab test oleh personel dari Dinas Kesehatan.


"Bagi wisatawan asal Kabupaten Bogor yang reaktif maka akan ditindak lanjuti dengan swab test, apabila hasilnya positif lalu punya penyakit bawaan maka akan dirawat di rumah sakit sementara yang tanpa gejala akan kami isolasi di Pusat Isolasi Covid-19 atau bisa juga melakukan isolasi secara mandiri dengan disertai pengawasan dari Puskesmas setempat," tambahnya.

Bagi wisatawan yang tidak berkenan menjalani rapid test, tutur suami Halimatu Sadiyah ini maka akan terancam sanksi pidana karena dianggap melawan petugas atau Satgas Covid-19.

"Kami sudah berkordinasi dengan kepolisian maupun TNI, apabila ada wisatawan yang tidak berkenan menjalani rapid test, maka akan terancam sanksi pidana karena dianggap melawan petugas atau Satgas Covid-19. Mudah-mudahan tidak ada yang menolak karena ini demi kepentingan kita semua," tutur Iwan. (Reza Zurifwan)