Dirjen Akan Sederhanakan 13 Permensos Menjadi Tiga

Dirjen Akan Sederhanakan 13 Permensos Menjadi Tiga
Ilustrasi (reza zurifwan)



INILAH, Bogor - Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial tengah menata kembali regulasi berupa Peraturan Menteri Sosial (Permensos) dengan menyederhanakan 13 Permensos menjadi 3 Permensos.

“Jika kita lihat, regulasi berupa Peraturan Menteri Sosial ini ada banyak, setidaknya ada 13 Permensos,” kata Sekretaris Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, M.O. Royani saat membuka kegiatan Penyusunan Simplifikasi Rancangan Permensos tentang Perlindungan Sosial bagi Korban Bencana di Bogor, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, berdasarkan hasil identifikasi, 13 Permensos itu bisa disederhanakan hanya menjadi 3, yaitu Permensos tentang Program Keluarga Harapan (PKH), Penanggulangan Bencana, dan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).


“Pertama, Permensos tentang PKH. Setelah ditelaah, masih banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi (Permensos PKH) tetap ada, hanya kontennya kita perbaiki, kita sempurnakan,” terangnya.

“Kemudian, ada banyak hal yang bisa diatur tentang bagaimana mekanisme penanganan bencana, bagaimana keterlibatan taruna tangguh bencana (Tagana). Itu sangat mungkin dipadatkan dalam satu Permensos saja,” lanjut Royani.

Adapun simplifikasi Permensos yang ketiga, menurut Royani, menyasar pada Permensos tentang CBP. “CBP itu substansinya agak terpisah dari Permensos Penanggulangan Bencana karena mempunyai spesifikasi tersendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan penyederhanaan itu dilakukan dengan melakukan penelaahan terhadap ke-13 Permensos untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing Permensos.

Sementara itu, Roni –panggilan akrab Royani-- menyatakan target yang ditentukan untuk simplifikasi Permensos hingga akhir tahun 2020.  Dia menambahkan, akhir tahun 2020 sudah ada draf final. Sehingga pada awal tahun 2021, jajaran Kemensos sudah bisa mengharmonisasikan ini ke Kementerian Hukum dan HAM. (reza zurifwan)