Ratusan Rumah Bogor Utara Terendam Banjir

Ratusan Rumah Bogor Utara Terendam Banjir
istimewa



INILAH, Bogor - Ratusan rumah di Kota Bogor terendam banjir. Meluapnya air sungai itu akibat setengah hari lamanya Kota Bogor diguyur hujan deras pada Sabtu (24/10/2020) malam. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Priyatna Syamsah mengatakan, total rumah yang terendam itu sebanyak 208 unit. Menurutnya, banjir terparah berada di Kampung Ceger, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Di lokasi itu terdapat dua RT yang terendam banjir berketinggian 20-30 cm.

"Semalam ada 48 rumah di RT 05/11 dan 50 rumah di RT 01/11. Ini karena meluapnya drainase dan Kali Ciheuleut," ungkap Priyatna, minggu (25/10/2020).


Priyatna melanjutkan, banjir lintasan juga merendam 60 rumah warga di Kampung Ciheuleut, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, luapan air sempat merendam rumah dengan ketinggian hingga satu meter. Untuk wilayah itu banjir dikarenakan meluapnya aliran kali Ciparigi.

"Kemudian, banjir lintasan turut merendam 50 rumah warga yang berada di Perumahan Pondok Aren, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara. Banjir di lokasi ini, mencapai ketinggian 30 centimeter. Banjir lintasan di perumahan ini karena hujan dengan intensitas deras dan jebolnya tanggul kali yang berada di dekat perumahan," tambah mantan Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM itu.

Priyatna menjelaskan, banjir sempat masuk ke area SMAN 2 Kota Bogor di Komplek Perumahan Budi Agung, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Air masuk disebabkan jebolnya tembok pembatas sekolah sepanjang 30 meter dengan tinggi dua meter karena meluapnya Kali Budi Agung yang tersumbat longsor.

"Pembersihan material longsoran masih dilakukan pihak sekolah dibantu BPBD Kota Bogor," jelasnya.

diA membeberkan, saat ini banjir lintasan di beberapa wilayah perlahan surut, tidak hanya banjir lintasan, beberapa titik di Kota Bogor juga diterjang bencana lainnya seperti tanah longsor, pohon tumbang hingga rumah ambruk.

"Semuanya sedang dalam assesment BPBD. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam bencana ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)