DPRD Jabar Ingatkan Pemprov Terkait Proyek Kereta Cepat

DPRD Jabar Ingatkan Pemprov Terkait Proyek Kereta Cepat
net



INILAH, Bandung - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Sugianto Nanggolah mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov), untuk tidak lengah terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang tengah gencar dibangun pemerintah pusat. Khususnya mengenai perhitungan pemasukan, guna mendongkrak pemasukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada komunikasi baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov kepada DPRD Jabar, mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Sementara pembangunan jalur light rail transit (LRT) sudah dilakukan, hingga Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung.

“Terkait pembangunan kereta cepat ini di Jabar, sementara ini kita belum dilibatkan. Belum ada pembicaraan. Enggak tahu kalau pemerintah pusat dengan gubernur. Dengan kita, khususnya Komisi III belum pernah ada pembahasan. Apalagi terkait hasil atau pendapatan untuk daerah, akibat dari proyek ini. Dari gubernur (Ridwan Kamil) ke kami juga belum ada,” ujar Sugianto kepada INILAH, Selasa (20/10/2020).


Sugianto berharap, ada dampak positif dari pembangunan tersebut bagi Jawa Barat. Dia pun mendorong kepada gubernur untuk segera menindaklanjuti mengenai pembangunan mega proyek tersebut kepada pemerintah pusat, agar jangan sampai tidak ada hasil apapun bagi daerah terutama bagi pemasukan APBD. Terlebih risiko dari pembangunan dan operasionalnya nanti akan berimbas kepada daerah.

“Kita berharap, sebaiknya ada tindak lanjut dari gubernur terkait proyek kereta cepat ini. Seperti apa pembagiannya? Apalagi ini kan dibangun di Jabar. Ada risiko di Jabar. Dari sisi pendapatan daerah, harus jelas. Seperti apa bagi hasilnya,” ucapnya. (Yuliantono)