Proyek Jalan Bomang Mulai Dibangun, Tahun Depan Nyambung dengan Jalan Tegar Beriman

Proyek Jalan Bomang Mulai Dibangun, Tahun Depan Nyambung dengan Jalan Tegar Beriman
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Sejak awal Oktober, proyek pembangunan Jalan Raya Bogor-Kemang (Bomang) senilai Rp40 miliar mulai dikerjakan PT Mulya Giri selaku penyedia jasa.

Dengan dimulainya lagi pembangunan Jalan Raya Bomang ini maka Pemkab Bogor berharap jalan ini bisa tembus Jalan Raya Tegar Beriman pada akhir 2021 mendatang.

"Tahun 2020 ini kami menganggarkan Rp40 miliar untuk proyek pembangunan Jalan Raya Bomang, kami  berharap PT Mulya Giri bisa menyelesaikan pekerjaan ini sesuai targetnya yaitu pada akhir Bulan Desember ini," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor R Soebiantoro kepada wartawan, Senin (19/10/2020).


Dia menerangkan, pada 2021 mendatang Pemkab Bogor kembali menyiapkan anggaran untuk membangun Jalan Raya Bomang.

"Saat ini kami masih melakukan perencanaan dan perhitungan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyambungkan Jalan Raya Bomang dengan Jalan Raya Tegar Beriman, karena keterbatasan dana  pembangunan jalan ini hanya kami lakukan di jalur lambat saja dengan tujuan bisa segera digunakan dan bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas kendaraan," terangnya.

Dihubungi terpisah, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor Agus Sukwanto menjelaskan dengan dana sebesar Rp40 miliar akan terbangun jalan beton sepanjang 4.870 meter.

"Jalan Raya Bomang ini akan kami bangun jalan beton sepanjang 4.870 meter, namun itu kita bagi kedalam dua jalur lambat. Titik pembangunan jalan ini di Desa Nanggerang, Kecamatan Tajur Halang," jelas Agus.

Ia menambahkan agar bisa tepat waktu pekerjaan pembangunan Jalan Raya Bomang ini maka PT Mulya Giri membangun unit batching plant (produksi beton) di lokasi pembangunan.

"Untuk mempercepat pekerjaan selain membangun unit batching plant, juga ada penambahan unit alat berat maupun jumlah pekerja karena untuk mengantisipasi 'datangnya' musim penghujan," tambahnya.

Pria yang akrab disapa Apuy ini melanjutkan untuk 2021 mendatang, selain membangun jalan juga ada pembangunan jembatan ataupun fly over di beberapa titik Jalan Raya Bomang.

"Pembangunan jembatan ataupun fly over ini dibutuhkan karena untuk melewati sungai dan setu, sepanjang Jalan Raya Bomang total ada 3 jembatan dan 1 fly over. Insya Allah selain dana tidak ada kendala lain karena seluruh lahan jalan ini sudah dibebaskan," lanjut Apuy. (Reza Zurifwan)