Sebanyak 40 Tenaga Kerja Purwakarta Siap Dikirim Ke Jepang

Sebanyak 40 Tenaga Kerja Purwakarta Siap Dikirim Ke Jepang
Foto: Asep Mulyana



INILAH, Purwakarta - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta terus berjibaku untuk memfasilitasi warga yang belum bekerja. Terutama, warga usia produktif tapi tidak punya keterampilan atau pekerjaan.

Kasie Pelatihan dan Pemagangan pada Bidang Pelatihan dan Produktivitas, Disnakertrans Purwakarta Eka Fajar menuturkan, upaya yang tengah dilakukan jajarannya, yakni dengan terus melakukan pembinaan kepada mereka yang berniat bekerja untuk menjadi tenaga kerja ahli di bidangnya. 

“Saat ini, kami juga sedang melaksanakan pelatihan bahasa Jepang kepada 40 peserta. Mereka mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan diri untuk berkesempatan dikirim ke negara Jepang,” ujar Eka kepada wartawan, Senin (19/10/2020). 


Pelatihan ini, lanjut dia, adalah program perdana yang di dilakukan jajarannya. Adapun 40 peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan hasil seleksi dari jumlah pendaftar secara online. Sedangkan, pendaftaran sendiri telah dibuka sejak pekan kemarin. Dalam waktu empat hari sudah ada 629 peserta yang mendaftara untuk sektor umum.

Di satu sisi, kata dia, yang saat ini dibutuhkan di sana yaitu sektor medis (perawat). Tapi, yang mendaftar untuk sektor ini hanya ada 24 peserta. Di sisi lain, ada beberapa sektor pekerjaan lainnya, misalnya di sektor pertanian perkebunan.

“Untuk saat ini, yang paling banyak dibutuhkan di Jepang yaitu perawat lansia dan juga di bidang pertanian. Di sisi lain, kuota kita terbatas, hanya cukup untuk 40 orang. Mudah-mudahan kedepannya bisa menjadi program yang berkelanjutan,” jelas dia.

Dia menjelaskan, berdasarkan data dari penyalur yang bekerja sama dengan PT Putra Duta Pembangunan, ada sekitar 300.000 tenaga kerja yang dibutuhkan untuk magang di Jepang. Artinya, terkait peluang bekerjanya cukup besar.

Dia menambahkan, pelatihan ini merupakan bentuk kerja sama pemerintah daerah dengan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI). Beberapa sektor pekerjaan yang saat ini dibutuhkan, diantaranya sektor medis (perawat/nurse) dan sektor umum (Caregiver/perawat lansia, pertanian, perikanan, dan peternakan) dimana sektor-sektor tersebut saat ini membutuhkan Tenaga Kerja Asing dari Indonesia. (Asep Mulyana)