Tenaga Kesehatan Hingga Jurnalis Akan Diberikan Vaksin Covid-19

Tenaga Kesehatan Hingga Jurnalis Akan Diberikan Vaksin Covid-19
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cibinong - Bupati Bogor Ade Yasin mengikuti rapat koordinasi target testing dan tracing Covid-19 di Jabodetabek dan Bali melalui video conference yang dia ikuti dari ruang Sekretariat Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor, Selasa (13/10/2020).

Usai rapat koordinasi tersebut, Ade menyebutkan pihaknya mulai menyiapkan rencana pemerintah pusat untuk melakukan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac itu.

Menurutnya, beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat menjadi perhatian khusus terutama Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) sehingga ketika ada kesulitan, dapat langsung berkoordinasi dengan pemerintah pusat.


Rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga meminta pemerintah daerah di Jabodetabek mempercepat tracing  polymerase chain reaction (PCR) di setiap wilayahnya.

Dari total jumlah penduduk 6 juta jiwa, Pemkab Bogor harus menyerahkan data sebanyak 1,2 juta jiwa sebagai calon penerima vaksin tahap pertama ini.

Ade Yasin pun menjelaskan, vaksin Covid-19 tersebut diutamakan untuk orang-orang yang sering kontak dengan orang lain atau orang yang beresiko terpapar wabah Covid-19.

"Pemberian vaksin Covid-19 kami prioritaskan untuk tenaga kesehatan, ASN, pelayan publik, TNI-Polri, jurnalis hingga ke RT/RW, data ini akan dicatat sebagai penerima vaksin," jelas Ade Yasin.

Meski sudah diinstruksikan untuk pendataan, tetapi Pemkab Bogor belum mendapatkan jadwal pelaksanaan vaksin hingga tempat kegiatannya.

"Sejauh ini, kita baru diminta untuk mendata orang-orang yang akan diberikan vaksin Covid-19, lalu kita menunggu instruksi pemerintah pusat untuk tempat dan waktu pelaksanaannya," tukasnya. (Reza Zurifwan)