DKPP Kembangkan Budidaya Lebah Trigona di Kawasan Perkotaan

DKPP Kembangkan Budidaya Lebah Trigona di Kawasan Perkotaan
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya diberikan kesempatan memanen madu hasil budidaya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor. Tidak seperti memanen madu pada umumnya yang harus menggunakan alat pelindung diri untuk menghindari sengatan lebah, madu yang dipanen itu berasal dari lebah Trigona yang tidak menyengat.

Dari pantauan lapangan, cara memanennya juga berbeda yaitu dengan menggunakan suntikan. Madu yang sudah dihasilkan para lebah pekerja dari jenis lebah Trigona ini dipanen dengan menggunakan sedotan dari suntikan. Setelah masuk ke dalam suntikan madu dituang ke dalam wadah yang selanjutnya bisa dikonsumsi.

"Ini rasanya sedikit asam, tapi manis enak ini," ujar Bima usai memanen dan mencicipi madu di Kantor DKPP, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (13/10/2020).


Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor Anas S Rasmana mengatakan budidaya madu jenis Trigona yang dilakukan ini baru berjalan dua bulan terakhir. Ide tersebut muncul ketika pandemi kebutuhan akan makanan sehat terus meningkat.

"Untuk itu DKPP membuat trobosan dengan mengembangkan budidaya madu lebah Trigona yang merupakan salah satu jenis dari genus Meliponini yaitu jenis lebah madu yang tidak bersengat (stingless bee). Ditahap awal, DKPP membuat 600 koloni lebah trigona. Kami membuat urban bee budidaya lebah perkotaan ini nanti akan dibagikan ke masyrakat kelompok tani atau peternak," jelasnya.

Dia mennyebutkan, budidaya lebah jenis ini relatif menguntungkan dan bernilai ekonomis. Perkiraannya, dengan modal awal sebesar Rp1 juta itu bisa dipanen dalam dua pekan atau satu bulan. Untuk sekali panen itu bisa menghasilkan Rp400 ribu. (Rizki Mauludi)