Pemprov Jabar Monitor Relaksasi Bioskop 

Pemprov Jabar Monitor Relaksasi Bioskop 
net



INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah kabupaten kota di masa Pandemi Covid-19, harus diimbangi dengan tanggung jawab terhadap risiko. Hal itu dia katakan menyusul kebijakan Pemerintah Kota Bandung yang mengizinkan pengelola bioskop untuk membuka jam operasional meski masih berstatus zona merah.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa setiap kepala daerah atau pemerintah daerah memiliki kebijakan tersendiri. Di mana pihaknya hanya memiliki peran untuk memonitor dan membantu. 

"Itu kebijakan lokal kita monitor aja pada prinsipnya harus bertanggung jawab terhadap apa yang diputuskan," ujar Ridwan Kamil. 


Sebelumnya ada 15 bioskop yang mengajukan diri untuk kembali buka di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).  Namun setelah dilakukan peninjauan dan simulasi bersama Gugus Tugas, hanya 9 bioskop yang dinilai siap beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan. Relaksasi bagi 9 bioskop di kota Bandung itu dilakukan mulai Jumat 9 Oktober 2020.

Mayoritas bioskop yang beroperasi berada di dalam mal, antara lain, CGV Paris van Java, CGV Miko Mall, CGV BEC, CGV Paskal Shopping Center, dan CGV Metro Indah Mall, CGV Kings Shopping Center, Cinepolis Istana Plaza, XXI Ciwalk, dan XXI Ubertos.

"Kalau ternyata aman ya teori dan benar, kalau nggak harus bertanggung jawab terhadap perkiraan yang keliru,” pungkas Ridwan Kamil. (Rianto Nurdiansyah)