Ini Kondisi Terbaru Luizinho Passos

Ini Kondisi Terbaru Luizinho Passos
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos mengaku kondisinya kini sudah membaik pasca menjalani operasi hernia. 

Bahkan pelatih asal Brasil ini merasa kondisinya semakin membaik setiap harinya. Beberapa kegiatan lain pun sudah dilakukan.

"Menurut rekomendasi dokter, saya perlu waktu sekitar 3 pekan hingga satu bulan supaya bisa beraktivitas normal lagi," ungkap Passos saat dihubungi, Senin (5/10/2020).


Meski demikian, Passos merasa lega. Pasalnya Persib sudah menemukan pengganti posisi pelatih kiper yang ditempatinya. Tim berjulukan Maung Bandung ini menunjuk Gatot Prasetyo yang pernah menangani tim pada musim 2019 lalu. 

"Ya, Gatot akan membantu saya ketika saya sedang menjalani pemulihan. Dia akan melakukan latihan mendampingi para kiper," katanya.

Pelatih berkepala plontos ini mengaku sudah memberikan program pelatihan kepada Gatot agar bisa dilakukan para kipernya. 

"Saya akan membuat programnya dan Gatot yang akan menjalankannya bersama kiper Persib. Semuanya direncanakan dengan baik," tuturnya. 

Program itu lanjutnya, yakni dengan kembali meningkatkan kondisi fisik serta penguatan otot di tempat fitnes. Diharapkan program itu bisa berjalan dengan baik, sehingga performa para kiper Persib tidak mengalami penurunan. 

"Rekomendasi untuk para kiper adalah untuk melanjutkan latihan fisik cardio dan juga berlatih di gym, dan juga berkumpul bersama keluarga. Jadi ketika mereka kembali berlatih bersama, mereka akan mempunyai mental yang bagus lagi," bebernya. 

Namun, Passos sedikit kecewa lantaran Liga 1 2020 mengalami penundaan. Sedianya digelar awal Oktober, menjadi November mendatang.

"Saya tidak berpikiran itu adalah hal yang positif untuk membatalkan karena kami sudah mempersiapkan tim untuk bermain di kompetisi. Saat ini kami harus membuat rencana baru dan ini membut mental para atlet menjadi stress. Hari ini kami harus bisa beradaptasi dengan masalah Covid-19, seluruh liga di dunia sudah dilanjutkan dengan protokol yang sudah dibuat," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)