Bima Berikan Tiga Tugas Utama Sekda Baru

Bima Berikan Tiga Tugas Utama Sekda Baru
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Usai pelantikan, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati langsung mendapatkan tugas menyelesaikan sejumlah program prioritas. 

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada sejumlah PR yang belum terselesaikan dan akan menjadi konsentrasi tugas Sekda. Dia mengatakan, ada tiga pekerjaan yang harus segera ditangani yaitu masalah transportasi, penanganan banjir, dan penataan pedagang kaki lima (PKL).

"Saya harap Sekda baru ini bisa menyelesaikan itu," kata Bima saat silaturahim bersama wartawan, Kamis (1/10/2020).


Dia mengakui, dalam  proses pemilihan Sekda itu Bupati Bogor Ade Yasin seperti 'mak comblang'. 

"Saya semalam ketemu Ibu Ade Yasin, sekaligus ikut tahlilan alm suami Ibu Ade. Beliau langsung menanyakan dan berharap cocok. Beliau seperti mak comblang lah kalau dalam proses open bidding kemarin. Kehadiran bu Ipah di Kota Bogor akan menjadi jembatan perekat antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Ke depan, kehadiran Ibu Ipah akan menjadi jembatan perekat antara Kota dan Kabupaten Bogor," terangnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Kota Bogor Karnain Asyhar mengatakan dirinya memiliki pandangan DPRD Kota Bogor harus menghargai proses seleksi dan menghormati pilihan orang nomor satu di Kota Bogor. 

"Saya berharap, Sekda Kota Bogor yang baru mudah-mudahan bisa berkolaborasi dan memiliki persepsi yang baik, membangun kesetaraan komunikasi dengan dewan karena kebijakan pembangunan Kota Bogor, kebijakan Anggaran selalu berkoordinasi, berinteraksi juga bersinergi dengan dewan," sebutnya. 

Karnain menjelaskan, dikarenakan Sekda baru itu alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) diharapkan mampu menggerakkan potensi Kota Bogor. Selain itu, dia pun diharapkan mampu berkolaborasi dengan IPB untuk kepentingan pembangunan Kota Bogor ke arah yang lebih baik.

"Saya juga berharap sekda tetap mengedepankan profesionalitas dalam memimpin birokrasi di Kota Bogor agar birokrat bekerja efektif, efisien, produktivitas terbaik untuk melaksanakan visi pembangunan Kota Bogor," pungkasnya. (Rizki Mauludi)