Jalan Puncak II Akan Didanai Pemerintah Pusat?

Jalan Puncak II Akan Didanai Pemerintah Pusat?
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Rencana Pemkab Bogor dengan Kodim 0621 yang akan membangun Jalan Poros Tengah Timur (PTT) atau Puncak II berhasil 'memancing' pemerintah pusat untuk membiayai pembangunan jalan menunu Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Kabar terbaru, proposal pembangunan Jalan PTT atau Puncak II yang disusun pada saat Borderline Economy Summit (BES) 2019 lalu sudah ada di tangan Ketua sekaligus Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Manoarfa setelah sebelumnya ada di tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR).

"Kemarin saya ditelpon Menteri Bappenas Suharso Manoarfa yang menanyakan Jalan PTT atau Puncak II, mudah-mudahan pemerintah pusat mau membiayai pembangunan jalan menuju ke kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur tersebut," ujar Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Selasa, (22/9).


Kepada mantan Dewan Pertimbangam Presiden (Wantimpres) tersebut, ibu dua orang anak itu menjelaskan dampak positif dengan terbangunnnya Jalan PTT atau Puncak II tersebut.

"Jalan Puncak II yang dimulai dari Kecamatan Citeureup, Babakan Madang hingga Sukamakmur tersebut akan berdampak pada indeks pendapatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatahan atau indeks pembangunan masyarakat lainnya di 7 kecamatan yang masuk kedalam wilayah timur Kabupaten Bogor," sambungnya.

Ade menuturkan alasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur butuh bantuan pemerintah pusat karena pembangunan jalan yang menghubungkan dua wilayah tersebut bisa menelan biaya Rp1,25 Triliun.

"Jalan PTT atau Puncak II itu memiliki panjang 48,5 Km dengan lebar minimal 8 meter dan maksimal 30 meter hingga biayanya bisa menelan Rp1,25-2 triliun, karena besarnya biaya tersebut maka kita butuh bantuan pemerintah pusat untuk membangunnya," tutur Ade.

Ia memaparkan dengan dibangunnya Jalan PTT atau Puncak II akan mengurai 50 persen kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak hingga bisa meringankan petugas kepolisian.

"Jika akhir pekan atau libur panjang maka kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak luar biasa hingga Kapolres Bogor kerap tidak libur di akhir pekan, dengan dibangunnya Jalan PTT atau Puncak II maka kemacetan lalu lintas kendaraan bisa berkurang hingga 50 persen," paparnya.

Ditemui terpisah, Sekda Kabupaten Bogor Buthanudin melanjutkan bahwa pembangunan Jalan PTT atau Puncak II akan dimulai dari Desa Leuwinutug, Citeureup hingga ke arah Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang.

"Dengan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II sebesar Rp5 miliar, Kodim 0621 dengan program Karya Bakti TNI dalam waktu dekat akan memulai pembangunan jalan tersebut dengan panjang 3 Km dan lebar badan jalan 30 meter," lanjut Burhanudin. (Reza Zurifwan)