Proyek Masjid Agung Dilanjut, Empat Perusahaan Masuk Tahap Penawaran Lelang

Proyek Masjid Agung Dilanjut, Empat Perusahaan Masuk Tahap Penawaran Lelang
dok/inilahkoran



INILAH, Bogor - Jumlah peserta yang mengikuti proses penawaran proyek lanjutan revitalisasi Masjid Agung Kota Bogor di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, hanya empat perusahaan. Sementara itu total yang melakukan pendaftaran pada awal pengumuman lelang sebanyak 58 peserta. 

Kasubag Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor Adrian Aditya mengatakan, total hanya empat yang melakukan penawaran, pada 16 September 2020 dilakukan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga.  

"Ya, aaat ini masih tahap evaluasi hingga 24 September nanti, sehari setelah penutupan dilakukan penetapan pemenang. Setelah dilakukan pengumuman pemenang tahapan berikutnya adalah masa sanggah selama lima hari kerja, sebelum akhirnya pemenang tender melakukan penandatanganan kontrak untuk melakukan pengerjaan," ungkap Adrian kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).


Adrian juga mengatakan, dalam proses lelang tersebut dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan penyedia yang lulus evaluasi administrasi, teknis, kualifikasi dan harga sehingga tidak terjadi gagal lelang, mengingat waktu yang mepet ke akhir 2020. 

"Kami harus melakukan kajian kembali dengan waktu saat ini apakah memungkinkan jika terjadi gagal lelang. Kami berharap jangan sampai terjadi gagal lelang. Intinya, pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan tidak melewati tahun anggaran 2020," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor Sony Riyadi mengatakan pengerjaan fisik pada tahun ini melingkupi penguatan kontruksi bangunan, setelah Komite Keselamatan Bangunan Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan hasil rekomendasi.

"Nah, setelah diterima hasil rekomendasinya, sehingga dilakukan penguatan kontruksi saat ini. Pengerjaan Masjid Agung Bogor sendiri dijadwalkan hingga akhir tahun 2020, dengan memperhitungkan batas terakhir proses aministrasi pengajuan keuangannya kepada Pemkot Bogor," tuturnya.

Sony melanjutkan, untuk tahun ini berdasarkan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) ditetapkan sebesar Rp6.1 miliar, tak berhenti sampai disitu, Dinas PUPR Kota Bogor juga bakal mengajukan kembali anggaran untuk pembangunan Masjid Agung sebesar Rp14,5 miliar. Anggran tersebut diajukan untuk APBD 2021 yang nanti akan dibahas dengan DPRD Kota Bogor.

"Jadi intinya kami berupa memaksimalkan potensi anggaran yang ada, agar Masjid Agung bisa cepat selesai," tambahnya. (Rizki Mauludi)