Pembinaan Atlet, Pemkab Purwakarta Libatkan Beberapa Perusahaan

Pembinaan Atlet, Pemkab Purwakarta Libatkan Beberapa Perusahaan
Foto: Asep Mulyana



INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, akan memaksimalkan fungsi pusat olahraga (Sport Center) yang berlokasi di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta untuk pembinaan atlet. Bukan tanpa alasan, mengingat di wilayah ini banyak terdapat atlet-atlet dari beragam cabang olahraga yang cukup potensial untuk dikembangkan.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, di wilayahnya banyak terdapat atlet cukup potensial yang dilahirkan oleh kultur daerahnya. Misalnya, dia mencontohkan, kenapa di wilayah Jatiluhur banyak terdapat atlet dayung, karena secara sarana mereka ada dan memang sudah menjadi kebiasaan mereka berlatih di danau Jatiluhur.

“Cabang olahraga dayung, selama ini terus menyumbang medali di setiap event, baik penyelenggaraan olah raga tingkat daerah maupun di tingkat nasional. Ini menjadi sebuah kebanggaan,” ujar Anne di sela-sela peringatan Haornas ke 37, di Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, Kamis (10/9/2020).


Anne menjelaskan, selain dayung juga banyak cabang olahraga lain yang sangat potensial. Ini, kata dia, harus terus dikembangkan melalui pembinaan-pembinaan secara intensif. Dalam upaya pembinaan ini, pihaknya turut menggandeng beberapa perusahaan, baik itu BUMD, BUMN maupun perusahaan swasta yang memang berkomitmen dan berkontribusi terhadap olahraga berprestasi di wilayahnya.

“Tadi, kami juga sekaligus melakukan penandatanganan kerjasama dengan beberapa perusahaan. Jadi, perusahan ini akan turut berperan aktif untuk membantu melakukan pembinaan para atlet ini,” jelas dia.

Anne menuturkan, kerjasama ini didasari karena banyak atlet di wilayahnya yang terbentuk bukan dari pembinaan. Tetapi, mereka lahir dari kultur keluarga, masyarakat, dan kultur lingkungannya. Itulah yang akan dirangkul, baik oleh pemerintah maupun perusahaan untuk membantu, bahwa atlet-atlet pada kultur ini, lingkungan, keluarga, masyarakat harus didorong.

“Banyak cabor lain yang potensial. Misalnya, tenis meja, bola voli, sepak bola, badminton dan lainnya. Nah, komitmen kami bagaimana mendorong cabor yang berprestasi itu,” jelas dia.

Salah satu upayanya, dengan dengan menyiapkan sport center khusus. Beruntung, saat ini Purwakarta telah memiliki pusat olahraga tersebut. Pembangunan sport center sendiri, telah dilakukan bertahap sejak 2015 lalu. Tahun ini, lokasi olahraga itu telah memasuki tahap penyempurnaan.

“Tahun ini, kita fokus ke penataan stadionnya. Karena, untuk arena olahraga lainnya sudah tersedia sebelumnya. Misalnya, lapang basket in door, bulu tangkis, Tenis, lapangan futsal, arena perisai diri dan kolam renang indoor bertaraf internasional.

Dalam penataan stadion Purnawarman yang berlokasi di Kelurahan Sindangkasih itu, pihaknya juga menyiapkan pusat kebugaran dan area khusus olahraga atletik. Misalnya, loncat tinggi, lari dan lempar lembing.

“Jadi, stadion itu tidak hanya difungsikan satu cabang olahraga saja. Tapi, nantinya ada fasilitas tambahan seperti arena olahraga atletik, trek jogging dan penambahan tribun penonton,” pungkasnya. (Asep Mulyana)