Jatah CPNS Belum Bisa Mengikis Kekurangan Pegawai di Purwakarta

Jatah CPNS Belum Bisa Mengikis Kekurangan Pegawai di Purwakarta



INILAH, Purwakarta – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta melansir, di 2020 ini ada sedikitnya 340 Aparatur Sipil Negera (ASN) di wilayah ini akan memasuki masa pensiun.

Artinya, Pemkab Purwakarta, akan kembali kekurangan pegawai yang berstatus ASN. Karena dengan begitu, dipastikan terjadi kekosongan pegawai di lingkungan pemerintahan. Terutama, mereka yang selama ini bekerja di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di sisi lain, kekosongan pegawai lantaran kebutuhan tersebut tidak akan terisi di tahun yang sama.

Sekretaris BKDPSDM Kabupaten Purwakarta, Ai Saidah menuturkan, dari catatan yang ada menunjukkan tidak hanya tahun ini pemerintahan di wilayahnya akan kehilangan 340 pegawai. Tahun lalu pun terdapat 320 pegawai yang pensiun. Di sisi lain, pengisiannya hanya 32 orang berdasarkan kuota dari pemerintah pusat.


“Artinya, sampai tahun ini kami akan mengalami kekosongan sebanyak 628 orang dengan rincian tahun lalu masih terdapat kekosongan 288 orang ditambah dengan yang akan pensiun tahun ini sebanyak 340 orang,” ujar Ai kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan kembali memgajukan formasi CPNS tahun depan ke pemerintah pusat. Meskipun agak pesimistis, karena kuota yang diberikan tidak sesuai harapan. Hal itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, dari pengajukan 320 orang yang disediakan hanya 30%.

Memang, untuk pengangkatan CPNS sendiri tetap perpatokan pada peraturan perundang-undangan yang ada, salah satunya mengenai batas usia maksimal 35 tahun. Kecuali tenaga kesehatan maksimal berusia 57 tahun.

Di Purwakarta sendiri terbilang cukup banyak untuk honorer di atas usia 35 tahun. Untuk mengakomodasi di atas usia maksimal itu dengan dibukanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Hanya saja di Purwakarta belum dibuka karena berkaitan dengan anggaran untuk gaji yang dibebankan kepada APBD. (Asep Mulyana)