Calon Sekda Kota Bogor Dipaksa Buat Makalah Dadakan

Calon Sekda Kota Bogor Dipaksa Buat Makalah Dadakan
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Tahapan seleksi terbuka untuk jabatan sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor memasuki tahap pembuatan makalah yang digelar di IPB Internasional Convention Center (IICC), Selasa (1/9/2020). 

Diketahui, tahapan pembuatan makalah ini dilakukan secara langsung tanpa sebelumnya membuat draft atau dibuat diluar jam tahapan.

"Seleksi untuk hari ini pembuatan makalah. Biasanya hanya membutuhkan waktu dua jam saja," ungkap Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Kota Bogor Aba Subagja kepada wartawan.


Dia melanjutkan, meski Kota Bogor masuk zona merah, nyatanya seleksi terbuka tetap digelar sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Hanya saja dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan semakin diperketat dengan pembatasan jumlah tim pansel yang hadir.

"Karena tidak terlalu banyak, kami tetap jalan. Namun dengan diperketatnya protokol kesehatan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bogor Taufik menerangkan tahapan seleksi terbuka untuk jabatan Sekda Kota Bogor ini ada tiga tahapan. Di antaranya pembuatan makalah, pemaparan visi misi, dan sesi wawancara serta asesmen.

"Penulisan makalah pada 1 September, lalu 5 September pemaparan visi misi dan 8 sampai 10 September wawancara serta uji kompetensi atau assesmen," jelas Taufik.

Taufik menambahkan, seleksi itu diikuti para kandidat yakni Kepala BPKAD Deny Mulyadi, Kepala DPMPTSP Firdaus, Kepala Bappeda Hanafi, Kadispora Heri Karnadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Irwan Riyanto, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati. (Rizki Mauludi)