Masih Membandel, Tempat Usaha Didenda Kerumunan Dibubarkan

Masih Membandel, Tempat Usaha Didenda Kerumunan Dibubarkan
istimewa



INILAH, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memimpin razia pemberlakuan jam malam di Kota Bogor yang dimulai pukul 21.00 WIB pada Senin (31/8/2020) malam.

Alhasil masih banyak ditemukan restoran dan cafe yang masih buka, selain itu masih ada pedagang sayuran pinggir jalan yang berkurumun sehingga harus dibubarkan oleh jajaran Satpol PP Kota Bogor.

Terpantau dilapangan, Dedie didampingi jajaran Satpol PP dengan tegas membubarkan kerumunan pedagang dan pembeli di kawasan Jalan MA Salmun. Petugas Satpol PP juga meminta identitas dari para pedagang yang membandel berjualan.


Dedie mengatakan, setelah dua hari masa sosialisasi tindakan sanksi mulai diberlakulan pada Senin (31/8/2020). Pelaku usaha yang tidak mengindahkan peraturan itu akan diberikan tindakan tegas dengan sanksi denda administrasi Rp1 juta hingga Rp10 juta.

"Pelaku usaha mal harus tutup pukul 18.00 WIB. Sementara itu untuk cafe, restoran, dan rumah makan harus melayani take away hingga pukul 21.00 WIB. Tidak menerima pelanggan makan ditempat," ungkap Dedie kepada wartawan pada Senin(31/8/2020) malam.

Dedie menjelaskan, hingga pukul 20.00 WIB, Sat Pol PP Kota Bogor sudah melakukan denda kepada empat pelaku usaha yang diantaranya cafe dan restoran. Pelaku usaha itu didenda dengan adminitrasi Rp1 juta, kenapa penindakan denda ini minimum Rp 1 juta karena baru satu hari berlakukan denda.

"Nah, apabila hari kedua dan seterusnya, masih ada pelaku usaha yang membuka usah akan kami kenakan denda maksimal. Para pelaku usaha yang melanggar dapat kembali beroperasi setelah membayar denda dan membuat surat pernyataan," tegas Dedie.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syach menerangkan, penindakan dilakukan secara santun dipimpin dirinya bersama Kabid penegakan Perda Kota Bogor, kepada pemilik restoran dan cafe tadi diperlihatkan Peraturan Wali Kota (Perwali) no 107 tahun 2020 tentang pengenaan Sanksi Administratif Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Covid-19 Kota Bogor.

"Sudah jelas selama dua pekan terhitung mulai 29 Agustus 2020 hingga 11 September 20202 tempat usaha dihentikan operasionalnya mulai pukul 18.00 WIB dan aktivitas warga dibatasi pukul 21.00 WIB," ungkap Agus. (Rizky Mauludi)